Menu

Mode Gelap
Surat Edaran KPK dalam Pencegahan Korupsi dan Pungli di SPMB 150 Siswa SMA Jabar Pulang Bawa Karakter Baru BGN Libatkan Sekolah dan Pemda Perkuat Validasi Data Penerima Makan Bergizi Gratis Eat Grill.id Hadir di Bandung, Tawarkan Konsep AYCE dengan Pelayanan Setara dan Makan Sepuasnya YELLO Hotel Paskal Bandung Perkenalkan Paket Wedding, Ulang Tahun, dan Table Manner dengan Konsep Kekinian Sosialisasi SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 Wilayah 4 Disdik Kabupaten Bandung

Pemerintahan

Penguatan Sistem SI-RUKUN, Ciptakan Jawa Barat yang Semakin Damai, Harmonis dan Sejahtera

badge-check

Penguatan Sistem SI-RUKUN, Ciptakan Jawa Barat yang Semakin Damai, Harmonis dan Sejahtera Perbesar

SAMBAS MEDIA, BANDUNG – Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat menggelar kegiatan Penguatan Early Warning System (EWS) SI-RUKUN untuk Jawa Barat yang Damai dan Harmoni di Aula Utama Kanwil Kemenag Jabar, Rabu (8/4/2026).

Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat deteksi dini serta mitigasi potensi konflik keagamaan di tengah masyarakat.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, H. Dudu Rohman, dalam sambutan dan arahannya menegaskan bahwa penguatan sistem peringatan dini menjadi kebutuhan mendesak di tengah dinamika sosial keagamaan yang semakin kompleks. “Jawa Barat memiliki tantangan tersendiri terkait kerukunan umat beragama. Karena itu, penguatan early warning system ini harus menjadi solusi dalam upaya pencegahan konflik sosial di masyarakat,” ujarnya.

Ia menyampaikan bahwa berbagai persoalan yang terjadi di sejumlah daerah, seperti di Tasikmalaya dan Karawang, harus menjadi bahan evaluasi sekaligus pembelajaran untuk memperkuat mitigasi konflik sejak dini.

“Peristiwa yang terjadi di lapangan harus kita respons dengan cepat dan tepat. Ini penting agar tidak berkembang menjadi konflik yang lebih luas,” tambahnya.

Menurutnya, peran strategis Kementerian Agama tidak hanya pada aspek pelayanan, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam menjaga harmoni dan kerukunan umat beragama, sejalan dengan program prioritas Menteri Agama.

H. Dudu Rohman juga mengakui bahwa Jawa Barat kerap mendapat sorotan terkait isu intoleransi. Namun di sisi lain, indeks kerukunan umat beragama di wilayah ini menunjukkan tren peningkatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

BGN Libatkan Sekolah dan Pemda Perkuat Validasi Data Penerima Makan Bergizi Gratis

1 Juni 2026 - 21:40 WIB

Sosialisasi SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 Wilayah 4 Disdik Kabupaten Bandung

30 Mei 2026 - 15:22 WIB

Home Visit dan Penyerahan Bantuan Sosial kepada PPKS di Kelurahan Baros dan Kelurahan Padasuka

29 Mei 2026 - 13:00 WIB

Kejati Jabar Laksanakan Penyembelihan Hewan Kurban Wujudkan Kepedulian Sosial

29 Mei 2026 - 11:00 WIB

Pemahaman “Jaga Warga Hebat, RW Bermartabat Bersama Perwal Nomor 11 Tahun 2024” Kecamatan Bandung Kulon

26 Mei 2026 - 16:00 WIB

Trending di Pemerintahan