SAMBAS MEDIA – “Agen hotline ini menjadi garda terdepan kita di SPMB tahun 2025.”
Hal tersebut disampaikan oleh Plt. Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik), Deden Saepul Hidayat saat membuka Bimbingan Teknis Hotline Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2025 di Aula UPTD Tikomdik Disdik Jabar, Kota Bandung, Senin (26/5/2025).
Jadi, ungkap Plt. Kadisdik, kegiatan ini sangat penting karena tugas agen hotline ini memiliki peran yang sangat strategis.
Plt. Kadisdik pun menyampaikan 3 hal yang harus menjadi pegangan dalam proses manajerial. Pertama, pahami product knowledge. “Product knowledge itu penting dipahami oleh Bapak/Ibu sekalian. Seperti, regulasi dan ketentuan-ketentuannya semua harus dipelajari dalam upaya memberikan informasi dan solusi kepada masyarakat,” ujarnya.
Kedua, tambahnya, operational excellence yang harus dikelola dengan baik. “Kita harus memiliki komunikasi yang baik secara tulisan maupun verbal,” ucapnya.
Ketiga, lanjutnya, customer satisfaction (kepuasan pelanggan). “Jika pengaduan sedikit, berarti luar biasa bagus (excellent). Sebaliknya, kalau semakin banyak pengaduan berarti sistem yang dibangun belum excellent dan ujung-ujungnya ke customer satisfaction (kepuasan masyarakat),” jelasnya.
Untuk itu, Plt. Kadisdik mendorong seluruh agen hotline untuk memahami product knowledge agar tidak salah memberikan informasi. “Kemudian, operational excellence (informasi) harus terukur. Mudah-mudahan, ketiga hal ini bisa dilaksanakan sebaik-baiknya,” harapnya.
Kegiatan yang juga diisi pemaparan materi hotline SPMB 2025 oleh Kepala Balai Tikomdik, Firman Oktora ini diikuti 81 agen hotline SPMB 2025.***
(Red/Disdik Jabar)




















DFir





