Beliau menjelaskan, kawasan wisata Sontoh Laut yang dikenal sebagai destinasi wisata berbasis masyarakat akan terus dikembangkan melalui pendekatan penghijauan dan pemberdayaan warga. Upaya ini tidak hanya berorientasi pada pelestarian lingkungan, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
“Kedepan, kawasan ini akan kita dorong menjadi lebih baik lagi. Melalui penghijauan dan pemberdayaan, pelaku UMKM di sekitar lokasi diharapkan bisa naik kelas dan memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat,” imbuhnya.
Zulchaidir juga menekankan bahwa kegiatan tersebut tidak dapat dilakukan secara mandiri oleh pemerintah. Oleh karena itu, sinergi lintas sektor menjadi kunci utama dalam pelaksanaannya.
“Kami melibatkan berbagai pihak diantaranya yang mempelopori Baksos’e Suroboyo bekerjasama dengan TPS Pelindo 3 dan berbagai komunitas serta relawan lainnya, hingga dukungan dari TNI dan Polri. Kolaborasi ini penting agar kegiatan berjalan berkelanjutan dan memberikan manfaat jangka panjang,” jelasnya.
