SAMBAS MEDIA, BANDUNG – Forum Kepala Sekolah Swasta (FKSS) Jawa Barat kritik keras salah satu inovasi dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jawa Barat tahun 2026, yakni Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB). Walau secara konseptual dinilai baik, FKSS menilai ada kerancuan besar dalam implementasi sistem tersebut di lapangan.
Ketua FKSS Jabar, Ade Hendriana, Jum’at (12/06/2026), mengungkapkan bahwa istilah “pemetaan” seharusnya hanya berfungsi sebagai pengumpul dan pengolah data untuk menghasilkan gambaran kondisi, bukan untuk mengambil keputusan operasional.
Namun, pada praktiknya, PCMB justru sudah melakukan fungsi seleksi. “Pertanyaan muncul ketika dalam praktiknya PCMB tidak hanya mengumpulkan data, tetapi juga memproses pilihan sekolah, melakukan pemeringkatan, serta menghasilkan status diterima atau tidak diterima pada sekolah tertentu,” ujar Ade Hendriana.
Ade Hendriana menegaskan, jika sistem tersebut sudah memproses kelulusan, maka secara substansi PCMB telah beralih fungsi menjadi proses seleksi penerimaan murid.
