SAMBAS MEDIA – BANDUNG – Aliansi Pemuda Anti Korupsi (APAK) Jawa Barat mendatangi Kantor Inspektorat Kota Bandung untuk menyerahkan sejumlah laporan dan aspirasi masyarakat terkait dugaan penyimpangan dalam pengelolaan pemerintahan dan penggunaan anggaran daerah.
Kedatangan rombongan APAK Jabar yang dipimpin Ketua Rd. Yadi Suryadi bersama tim hukum dan jajaran pengurus bertujuan mendorong penguatan fungsi pengawasan internal pemerintah agar berbagai laporan masyarakat dapat ditindaklanjuti secara profesional dan transparan.
Dalam audiensi tersebut, APAK Jabar menyampaikan sejumlah temuan yang diperoleh dari hasil pengumpulan informasi dan laporan masyarakat. Organisasi tersebut berharap Inspektorat dapat melakukan pendalaman terhadap berbagai persoalan yang dinilai berpotensi merugikan kepentingan publik.

“Kami ingin memastikan setiap laporan masyarakat mendapatkan perhatian serius dan diproses sesuai ketentuan yang berlaku. Pengawasan yang kuat sangat dibutuhkan untuk menjaga kepercayaan publik,” ujar Ketua APAK Jabar, Rd. Yadi Suryadi.
Salah satu isu yang menjadi perhatian adalah pengelolaan Perumda Pasar Kota Bandung. APAK mengaku menerima laporan mengenai dugaan pungutan yang membebani pedagang serta mempertanyakan mekanisme pengelolaan dan pengawasan sejumlah aset daerah yang berada di lingkungan pasar.



























