Menu

Otomatis
Breaking News

Pendidikan

Apresiasi ITB dan Donatur Untuk Program Bankes IOM GPC ITB

badge-check

Apresiasi ITB dan Donatur Untuk Program Bankes IOM GPC ITBPerbesar

Dari Anak Asuh Menjadi Orang Tua Asuh
Menanggapi sharing dari perwakilan orang tua asuh, seorang perwakilan yang dulu menjadi anak asuh dan kini menjadi orang tua asuh, Mohammad Fauzan Amir, mengatakan bahwa dahulu dia juga menjadi salah satu anak asuh. Perjuangannya selama kuliah dulu dalam menyelesaikan kulaih mendapat bantuan salah satunya dari orang tua asuh dan para donatur hingga berhasil melanjutkan pendidikan ke luar negeri dan kini berkarier di sebuah perusahaan ternama di negeri ini. Posisinya pun berubah menjadi orang tua asuh yang membantu banyak mahasiswa yang membutuhkan. Dalam perjalanannya menjadi orang tua asuh betapa dia menemukan hal-hal luar biasa tentang perjuangan anak asuhnya.

“Padahal saya dulu itu susah tapi ternyata ada anak asuh saya yang lebih susah daripada saya. Karena dari kecil ditinggalkan orang tua, maka anak itu sejak usia 6 tahun berjuang dengan berjualan gas dan sebagainya hingga kini ia berhasil kuliah di ITB dan menjadi mahasiswa berprestasi.” Demikian Fauzan membagi kisah salah satu anak asuhnya.

Fauzan juga mengapresiasi program IOM GPC ITB yang menurutnya berbeda dengan komunitas-komunitas orang tua lainnya yakni menyentuh dengan hati sehingga ada ikatan emosi yang kuat antara anak asuh dengan orang tua asuhnya, Karena berkat ikatan emosi yang kuat itu anak asuh pun tak segan -segan menceritakan berbagai hal kepada orang tua asuhnya. Namun, satu hal yang terpenting menurut Fauzan adalah membekali pendidikan karakter bagi para anak asuhnya yang sangat penting terutama saat mereka terjun ke masyarakat dan terjun ke dunia kerja,

Arlan Saputra, mahasiswa jurusan Teknik Material angkatan 2023, mewakili anak asuh IOM GPC lain menyampaikan testimoninya selama menjadi anak anak asuh. Arlan, berasal dari sebuah desa kecil di Kabupaten Solok, Sumatera Barat, dan seorang anak buruh tani dengan penghasilan ayahnya yang tidak lebih dari 800 ribu rupiah setiap bulannya untuk membiayai 3 anaknya. Ia bersyukur karena dapat diterima di ITB dan mendapat bantuan finansial dari IOM GPC ITB hingga kini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Sosialisasi Program Sekolah dan Parenting Orang Tua Siswa Kelas 7 SMPN 4 Cimahi TA 2026/2027

19 Agu 2026 - 14:00 WIB

Sosialisasi Program Sekolah dan Parenting Orang Tua Siswa Kelas 7 SMPN 4 Cimahi TA 2026/2027

Akademisi Empat Negara Bahas AI, Pendidikan, dan Masa Depan Produksi Film di Malaysia

18 Agu 2026 - 15:31 WIB

Akademisi Empat Negara Bahas AI, Pendidikan, dan Masa Depan Produksi Film di Malaysia

Angkat Isu Transformasi Bisnis Berkelanjutan, 189 Kandidat Doktor Manajemen dari Seluruh Indonesia Kumpul di UNPAR

6 Agu 2026 - 16:00 WIB

Angkat Isu Transformasi Bisnis Berkelanjutan, 189 Kandidat Doktor Manajemen dari Seluruh Indonesia Kumpul di UNPAR

Sosialisasi Program Kerja SMP Negeri 1 Margahayu Tahun Ajaran 2026-2027

5 Agu 2026 - 14:00 WIB

Sosialisasi Program Kerja SMP Negeri 1 Margahayu Tahun Ajaran 2026-2027

STIKOM Bandung Dorong Mahasiswa Adaptif di Era Disrupsi Digital Lewat STIKOM Expo 2026

31 Jul 2026 - 11:36 WIB

STIKOM Bandung Dorong Mahasiswa Adaptif di Era Disrupsi Digital Lewat STIKOM Expo 2026
Trending di Pendidikan