“Walaupun rumah kami banyak yang rusak dan bahkan habis, warga sangat bersyukur karena masih mendapatkan perhatian dan bantuan berupa sembako maupun bantuan simbolis dari para donatur. Senyum dan tawa warga sudah mulai terlihat kembali,” ujarnya.
Sebagian besar warga terdampak berprofesi sebagai petani. Selain bantuan dari para donatur, warga juga telah menerima bantuan dari pemerintah pusat yang disalurkan di wilayah Sumbermujur. Meski jarak lokasi penyaluran cukup dekat, warga tetap berharap adanya dukungan lanjutan, khususnya untuk perbaikan rumah.

Saat ini, bantuan dari para donatur difokuskan untuk memperbaiki rumah-rumah dengan kategori rusak ringan, seperti perbaikan atap dan bagian bangunan lainnya. Sementara itu, untuk rumah yang rusak berat atau habis, warga berharap adanya solusi hunian sementara (huntara) maupun hunian tetap (huntap) yang lokasinya dekat dengan lahan mata pencaharian.
Ahmade juga membuka kesempatan seluas-luasnya bagi para donatur yang ingin menyalurkan bantuan lanjutan. “Kami persilakan bagi para donatur yang ingin menyumbang kembali. Semoga segala kebaikan yang diberikan mendapat balasan keberkahan dan kelancaran,” tambahnya.*
(Dadan Sambas)

























