Apresiasi juga datang dari perwakilan pemerintah kota Bandung, Tangerang, dan Semarang yang hadir dalam rangkaian The Ultimate 10K Series Powered by bank bjb. Mereka menilai Surabaya memiliki energi kota yang sangat kuat dengan masyarakat yang antusias serta budaya lari yang berkembang pesat.
Menurut mereka, setiap kota memiliki karakter masing-masing, namun Surabaya tampil dengan identitas yang berani, cepat, dan penuh semangat sehingga memberikan pengalaman berbeda bagi para peserta. Kolaborasi lintas kota melalui The Ultimate 10K Series Powered bank bjb dinilai menjadi langkah positif dalam membangun culture lari nasional sekaligus memperkuat sektor sport tourism dan ekonomi kreatif daerah.
Sementara itu, Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) memberikan apresiasi terhadap kualitas kompetisi yang terselenggara dalam Suroboyo 10K. PASI menilai antusiasme peserta yang tinggi, atmosfer perlombaan yang kompetitif, serta race experience yang positif menjadi indikator bahwa budaya lari di Indonesia terus berkembang dan semakin diminati masyarakat. Menurut PASI, event seperti Suroboyo 10K juga memiliki peran penting sebagai wadah bagi atlet nasional maupun pelari muda untuk mengukur kemampuan serta menambah pengalaman kompetisi.
Race Director Suroboyo 10K, Riefa Istamar, menyampaikan bahwa secara keseluruhan penyelenggaraan event perdana ini berjalan sesuai rencana. Kondisi rute yang aman dan steril, koordinasi yang berjalan lancar, serta respons positif dari peserta menjadi modal penting untuk pengembangan event pada tahun-tahun mendatang. Ia menyebut para pelari memberikan apresiasi terhadap atmosfer perlombaan, dukungan warga, serta pengalaman berlari di Kota Surabaya yang dinilai sangat berkesan.


























