Menu

Mode Gelap
Pos Bindu “Mawar Bodas” Perumnas Cijerah 1 RW 05 Milad Ke-19 Wujudkan Lansia Bahagia STEBI BINA ESSA Gandeng Proskill Entrepreneur Academy, Bekali Mahasiswa Keterampilan Public Speaking DPP XTC Indonesia Gelar Rapat Kerja Awal Tahun, Perkuat Evaluasi dan Strategi Organisasi Silaturahmi dan Rembug Warga RW 05 Cijerah Ruang Aspirasi Program Musrenbang dan Prakarsa 2026 Ketum LSM Inakor Dukung Anggaran 92 M di DPRD Kota Cimahi XTC Indonesia Gelar Konsolidasi Nasional, Mantapkan Transformasi Organisasi Menuju Generasi Emas 2045

Pendidikan

BGN Usulkan Pendidikan Gizi Masuk Kurikulum Sekolah, Dorong Generasi Sehat dan Cerdas

badge-check


Siswa Sekolah Rakyat menikmati menu santap siang yang diperoleh dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disediakan oleh Badan Gizi Nasional (BGN)/ANTARA Perbesar

Siswa Sekolah Rakyat menikmati menu santap siang yang diperoleh dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disediakan oleh Badan Gizi Nasional (BGN)/ANTARA

SAMBAS MEDIA, JAKARTA – Badan Gizi Nasional (BGN) mengusulkan kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) agar pendidikan gizi dijadikan bagian dari kurikulum sekolah. Usulan ini ditujukan untuk memperkuat pemahaman siswa tentang pentingnya gizi seimbang dalam menciptakan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.

“Hal ini sudah kami sampaikan kepada Kemendikdasmen. Tujuan utamanya adalah membentuk generasi unggul secara fisik dan intelektual,” ujar Dewan Pakar Bidang Gizi BGN, Ikeu Tanziha, di Jakarta, Sabtu (19/7/2025).

Menurut Ikeu, sekolah merupakan tempat strategis untuk mengajarkan pengetahuan dasar tentang nutrisi sejak dini. Pendidikan gizi yang terintegrasi secara sistematis akan membantu siswa memahami keterkaitan antara pola makan, kesehatan, dan kesejahteraan.

“Gizi bukan sekadar soal makanan, ini soal masa depan. Anak yang paham gizi akan tumbuh lebih sehat, berpikir lebih tajam, dan mampu berkontribusi lebih besar untuk bangsa,” katanya.

Dalam kurikulum, siswa nantinya akan mempelajari berbagai aspek penting, mulai dari konsep dasar gizi, jenis dan kelompok makanan, porsi seimbang, peran zat gizi bagi tubuh, hingga dampak negatif kebiasaan makan yang buruk. Tidak hanya teori, Ikeu menyebut pendidikan gizi juga akan dilengkapi dengan keterampilan praktis seperti memasak dan berkebun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Setelah 10 tahun Menanti, Akhirnya SMKN 1 Arjasari Memiliki Gedung Sendiri

9 Januari 2026 - 20:14 WIB

SMK Kesehatan Bhakti Kencana Cimahi Gelar Pesta Jawara “Look Who We Are”

24 Desember 2025 - 09:00 WIB

Market Day dan Porseni JUARA SMK Wiraswasta Cimahi Wujudkan Siswa Unggul

23 Desember 2025 - 09:00 WIB

SMKN 5 Bandung Torehkan Prestasi Membanggakan di Program Pensi Generasi Happy tingkat Jabodetabek dan Jabar

22 Desember 2025 - 15:00 WIB

Seminar Speak in Silence Organisasi Teach For Indonesia Student Community Binus University

20 Desember 2025 - 15:10 WIB

Trending di Pendidikan