Menu

Mode Gelap
AKPI Jawa Barat Resmikan Kantor Sekretariat, Perkuat Peran Kurator Dukung Pertumbuhan Ekonomi Daerah Harmonisasikan Kesejahteraan di Sekolah, PGRI Kota Cimahi Gelar Talkshow Kesehatan Mental Angkat Isu Transformasi Bisnis Berkelanjutan, 189 Kandidat Doktor Manajemen dari Seluruh Indonesia Kumpul di UNPAR PPPAU Jatim Gelar Bakti Sosial Khitan Massal Menyambut Bulan Bakti TNI AU ke-79 Sosialisasi Program Kerja SMP Negeri 1 Margahayu Tahun Ajaran 2026-2027 Patriot Unpad Bertemu Bupati Fakfak, Bahas Potensi dan Tantangan Pengembangan Kawasan Bomberay-Tomage

Pendidikan

BGN Usulkan Pendidikan Gizi Masuk Kurikulum Sekolah, Dorong Generasi Sehat dan Cerdas

badge-check

Siswa Sekolah Rakyat menikmati menu santap siang yang diperoleh dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disediakan oleh Badan Gizi Nasional (BGN)/ANTARA Perbesar

Siswa Sekolah Rakyat menikmati menu santap siang yang diperoleh dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disediakan oleh Badan Gizi Nasional (BGN)/ANTARA

SAMBAS MEDIA, JAKARTA – Badan Gizi Nasional (BGN) mengusulkan kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) agar pendidikan gizi dijadikan bagian dari kurikulum sekolah. Usulan ini ditujukan untuk memperkuat pemahaman siswa tentang pentingnya gizi seimbang dalam menciptakan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.

“Hal ini sudah kami sampaikan kepada Kemendikdasmen. Tujuan utamanya adalah membentuk generasi unggul secara fisik dan intelektual,” ujar Dewan Pakar Bidang Gizi BGN, Ikeu Tanziha, di Jakarta, Sabtu (19/7/2025).

Menurut Ikeu, sekolah merupakan tempat strategis untuk mengajarkan pengetahuan dasar tentang nutrisi sejak dini. Pendidikan gizi yang terintegrasi secara sistematis akan membantu siswa memahami keterkaitan antara pola makan, kesehatan, dan kesejahteraan.

“Gizi bukan sekadar soal makanan, ini soal masa depan. Anak yang paham gizi akan tumbuh lebih sehat, berpikir lebih tajam, dan mampu berkontribusi lebih besar untuk bangsa,” katanya.

Dalam kurikulum, siswa nantinya akan mempelajari berbagai aspek penting, mulai dari konsep dasar gizi, jenis dan kelompok makanan, porsi seimbang, peran zat gizi bagi tubuh, hingga dampak negatif kebiasaan makan yang buruk. Tidak hanya teori, Ikeu menyebut pendidikan gizi juga akan dilengkapi dengan keterampilan praktis seperti memasak dan berkebun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Angkat Isu Transformasi Bisnis Berkelanjutan, 189 Kandidat Doktor Manajemen dari Seluruh Indonesia Kumpul di UNPAR

6 Agustus 2026 - 16:00 WIB

Sosialisasi Program Kerja SMP Negeri 1 Margahayu Tahun Ajaran 2026-2027

5 Agustus 2026 - 14:00 WIB

STIKOM Bandung Dorong Mahasiswa Adaptif di Era Disrupsi Digital Lewat STIKOM Expo 2026

31 Juli 2026 - 11:36 WIB

GAUL 2026 Hadirkan Kolaborasi Ekonomi Kreatif, Film Ra.ha.yu Jadi Simbol Sinergi Lintas Sektor

27 Juli 2026 - 13:42 WIB

Disdikbud Kabupaten Subang Laksanakan Uji Kompetensi Guru, Kasubag Umpeg Turut Awasi Pelaksanaan di SMPN 4 Subang

24 Juli 2026 - 14:00 WIB

Trending di Pendidikan