Dirinya menekankan, sebagai sosok yang paling dekat dengan warga, paling memahami kondisi lingkungan, dan menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat, para kader zoonosis adalah ujung tombak kesehatan masyarakat, Oleh karena itu, kapasitas kader dalam memahami, mendeteksi, melaporkan, dan mengedukasi masyarakat terkait zoonosis menjadi aset yang sangat berharga bagi Pemkot Cimahi.
“Kegiatan ini bukan hanya sebatas pelatihan, tetapi merupakan investasi jangka panjang untuk meningkatkan kesehatan masyarakat Kota Cimahi secara menyeluruh. Dengan kader yang kompeten dan terlatih, kita dapat meningkatkan kemampuan deteksi dini, mencegah penyebaran penyakit, dan mengurangi risiko terjadinya Kejadian Luar Biasa zoonosis,” lanjutnya.

Kadispangtan menambahkan, Pemkot Cimahi berkomitmen untuk terus memperkuat upaya pengendalian zoonosis melalui One Health, pendekatan menyeluruh yang mengintegrasikan kesehatan manusia, kesehatan hewan, dan kesehatan lingkungan menjadi satu kesatuan. Pendekatan ini, ungkapnya, telah terbukti efektif di berbagai wilayah dalam mengendalikan ancaman zoonosis dan penyakit menular lainnya.
“Saya mengajak seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, berdiskusi secara aktif, dan menerapkan ilmu yang diperoleh di lingkungan masing-masing. Jadikan pelatihan ini sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat di Kota Cimahi,” imbuh Tita.

























