Menu

Mode Gelap
Wakil Wali Kota Bandung Ajak Warga Jadikan Tahun Baru Islam Sebagai Momentum Hijrah dan Muhasabah SMKS Bandung Barat Gelar Pelantikan Calon Bantara Ciptakan Karakter Kuat dan Cerdas Rangkaian Menyambut HUT POLRI, Polsek Bandung Kulon gelar Jum’at Bersih di Mesjid Besar Al Fithroh Tasyakur Bi Ni’mah dan Pelepasan Siswa Kelas XII SMK Kesehatan Bhakti Kencana Cimahi Sengketa Mukab Kadin Kabupaten Bandung Masuki Babak Persidangan di PN Bandung Kajati Jabar Lakukan Kunjungan Kerja ke Kejaksaan Negeri Kabupaten

Organisasi

Program Berkelanjutan TPS Pelindo 3 Siapkan 3.000 bibit Penanaman Mangrove di Wisata Sontoh Laut-Asemrowo

badge-check

Program Berkelanjutan TPS Pelindo 3 Siapkan 3.000 bibit Penanaman Mangrove di Wisata Sontoh Laut-Asemrowo Perbesar

SAMBAS MEDIA, SURABAYA – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir melalui program penanaman mangrove.

Kali ini, TPS tengah mempersiapkan kegiatan penanaman yang akan dilaksanakan di kawasan wisata Sontong Laut pada hari Minggu tanggal 10 Mei 2026 di Kecamatan Asemrowo.

Dalam forum rapat Kamis (30/4/26) yang dihadiri diantaranya Baksos’e Suroboyo, PII Jawa Timur (Persatuan Insinyur Indonesia Jawa Timur), Ketua Forum Surabaya Berdaya (Ormas LPMK dan Tokoh Masyarakat), AWS Kota Surabaya dan juga Forum Lintas Komunitas, tokoh masyarakat, serta organisasi profesi. Selain itu, dukungan juga datang dari kalangan akademisi, termasuk Universitas Airlangga (Unair) dan Universitas Pembangunan Nasional (UPN), yang telah menyatakan kesiapan untuk ikut serta dalam kegiatan penanaman mangrove tersebut.

Melalui program ini, TPS tidak hanya fokus pada penanaman semata, tetapi juga mengedepankan konsep keberlanjutan. Humas PT TPS Ardiansyah, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan skema pengelolaan mangrove yang terintegrasi, mulai dari pembibitan hingga distribusi kepada masyarakat.

“Rencana awal di wilayah Kecamatan Asemrowo sekitar 3.000 pohon. Namun, kedepan kami menargetkan bisa mencapai hingga 10.000 pohon mangrove,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ardiansyah menjelaskan bahwa mangrove yang telah tumbuh nantinya akan dipanen secara berkala untuk kemudian dibagikan kembali kepada masyarakat dan ditanam ulang. Skema ini diharapkan mampu menciptakan siklus penghijauan yang berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

APAK Soroti Kinerja Inspektorat, Minta Pengawasan Daerah Tidak Sekadar Formalitas

15 Juni 2026 - 19:00 WIB

LAKI-KBB Dukung DPRD Jabar Bentuk Pansus, BATALKAN hasil PCMB, Usut Dugaan Korupsi di Disdik Jabar

13 Juni 2026 - 13:00 WIB

FKSS Jawa Barat Kritik Keras PCMB dalam Sistem SPMB 2026/2027

12 Juni 2026 - 19:09 WIB

Audiensi dan Aksi Aktivis serta Pemerhati Pendidikan Jawa Barat terkait Karut Marut SPMB 2026/2027

11 Juni 2026 - 12:00 WIB

PERDIBROFI Jawa Barat Gelar FOKUS 4, Perkuat Kompetensi Guru Broadcasting dan Perfilman

7 Juni 2026 - 16:20 WIB

Trending di Organisasi