Menu

Mode Gelap
Mahasiswa INU Ciamis Desak Penelusuran Dugaan Intimidasi dan Kebocoran Informasi Aksi Demonstrasi STIKOM Bandung Dorong Mahasiswa Adaptif di Era Disrupsi Digital Lewat STIKOM Expo 2026 Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi Gelar Konferensi Pers Terkait Rebranding RSUD Cibabat GAUL 2026 Hadirkan Kolaborasi Ekonomi Kreatif, Film Ra.ha.yu Jadi Simbol Sinergi Lintas Sektor IRPRO 2026 Sukses Digelar di Bandung, Satukan Peneliti Muda dari 12 Negara dalam Ajang Inovasi Global Disdikbud Kabupaten Subang Laksanakan Uji Kompetensi Guru, Kasubag Umpeg Turut Awasi Pelaksanaan di SMPN 4 Subang

Pemerintahan

Cimahi Tegas Berlaku Jam Malam: Lindungi Pelajar, Berantas Premanisme

badge-check

Wali Kota Cimahi Ngatiyana saat pidato apel Siaga Penerapan Jam Malam sekaligus pelepasan Satgas Pemberantasan Premanisme di Lapangan Kantor Pemkot Cimahi. Perbesar

Wali Kota Cimahi Ngatiyana saat pidato apel Siaga Penerapan Jam Malam sekaligus pelepasan Satgas Pemberantasan Premanisme di Lapangan Kantor Pemkot Cimahi.

SAMBAS MEDIA, CIMAHILangkah tegas namun humanis diambil Pemerintah Kota Cimahi untuk menjaga keamanan warganya. Rabu malam (13/08/2025) di Lapangan Kantor Pemkot Cimahi menjadi pusat perhatian ketika digelar Apel Siaga Penerapan Jam Malam sekaligus pelepasan Satgas Pemberantasan Premanisme.

Apel ini dihadiri seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perangkat daerah, serta 24 instansi vertikal. Komandan Kodim dan Kapolres Cimahi lebih dulu memberikan sambutan yang menegaskan kesiapan personel dan strategi pengamanan.

Puncak acara adalah pidato Wali Kota Cimahi yang menegaskan komitmen menjaga kota ini tetap aman.
“Kota Cimahi adalah rumah kita bersama. Keamanan dan kondusivitas adalah harga mati. Penerapan jam malam dan patroli akan dilakukan secara humanis, khususnya bagi pelajar, agar mereka bisa fokus mempersiapkan masa depan. Pelajar adalah aset berharga yang wajib kita lindungi,” ucapnya lantang.

Turut hadir Dr. Lia Nur’asriah, M.Pd., Kepala MAN Kota Cimahi yang mewakili Kementerian Agama, bersama perwakilan kepala MI, MTs, dan MA. Dalam wawancaranya, Lia menegaskan pentingnya pencegahan sejak dini.
“Mencegah lebih baik daripada mengobati. Upaya preventif, perlindungan, dan edukasi adalah keniscayaan. Penanganan pascakejadian jauh lebih sulit dan mahal,” ujarnya.

Apel diakhiri dengan pelepasan resmi patroli gabungan oleh Wali Kota Cimahi. Malam itu, di bawah cahaya lampu jalan, puluhan personel bergerak ke berbagai titik rawan untuk menegakkan aturan jam malam dan memberantas premanisme.

Dengan langkah ini, Cimahi mengirim pesan jelas: keamanan generasi muda adalah prioritas, dan seluruh komponen kota bersatu menjaganya.***

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi Gelar Konferensi Pers Terkait Rebranding RSUD Cibabat

30 Juli 2026 - 14:00 WIB

Program Pengabdian Masyarakat Jurusan Farmasi Poltekkes Kemenkes Bandung Kembangkan Instrumen Evaluasi Pengetahuan CPPB-IRT

22 Juli 2026 - 14:00 WIB

Sosialisasi Hasil Kajian Rebranding RSUD CIBABAT menjadi RSUD Wijaya Mulya

21 Juli 2026 - 13:00 WIB

Edukasi dan Sosialisasi Literasi Keuangan serta Pembiayaan APBN

16 Juli 2026 - 14:00 WIB

Pelepasan Mahasiswa Peserta Program PROBIDIK Gema Jawa Barat dan Penanggulangan MoU SMK bersama Dunia Industri

14 Juli 2026 - 10:00 WIB

Trending di Pemerintahan