Menu

Mode Gelap
Edukasi dan Sosialisasi Literasi Keuangan serta Pembiayaan APBN MPLS Pancawaluya SMK Wiraswasta Cimahi Tahun Ajaran 2026/2027 PAKAR PBB sebagai Upaya Penguatan Karakter Siswa SMPN 7 Cimahi Pelepasan Mahasiswa Peserta Program PROBIDIK Gema Jawa Barat dan Penanggulangan MoU SMK bersama Dunia Industri Pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026-2027 Kota Cimahi Festival Asia Afrika 2026 Meriah, Karnaval Budaya Satukan Semangat Persahabatan Antarbangsa

Artikel

Cokroaminoto Kini

Perbesar

H.O.S. Cokroaminoto

Oleh: Dr. Rd Ahmad Buchari, S.IP., M.Si

SAMBAS MEDIA – H.O.S. Cokroaminoto bukan sekadar tokoh sejarah, melainkan pemikir peradaban. Gagasannya memadukan etika Islam, nasionalisme, dan keberpihakan sosial, sehingga melampaui zamannya dan tetap bernapas segar dalam konteks disrupsi hari ini.

Cokroaminoto menekankan zelfbestuur -kemandirian berpikir dan bertindak. Dalam bahasa kontemporer, ini adalah literasi kritis dan self-leadership, fondasi utama manusia produktif di tengah banjir informasi dan teknologi.

Pendidikan, bagi Cokroaminoto, adalah pembebasan. Sejarawan Sartono Kartodirdjo menilai pendidikan gerakan awal abad ke-20 sebagai mesin kesadaran sosial; di sinilah pendidikan Islam menemukan perannya sebagai transformasi, bukan sekadar transmisi.

Etika kerja dan keadilan sosial menjadi poros. Cokroaminoto memadukan iman dan amal publik-sejalan dengan analisis George McTurnan Kahin tentang nasionalisme Indonesia yang berakar pada moralitas kolektif, bukan sekadar politik kekuasaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Koreksi terhadap Kebijakan Pendidikan di Jabar Tentang Sekolah Maung

14 Juni 2026 - 15:00 WIB

Konsumsi 4 Asupan Ini agar Tetap Sehat Pasca Idul Adha

28 Mei 2026 - 23:01 WIB

Persib sebagai Identitas Historis Bandung

20 Mei 2026 - 10:00 WIB

PASASA PATREM 2026 (Ngaraksa Aksara, Nyuburkeun Rasa di Lembur Organik Cikancung)

11 Mei 2026 - 14:00 WIB

FKSS Jabar: Sekolah Maung Berpotensi Menciptakan Diskriminatif dalam Dunia Pendidikan

27 April 2026 - 11:00 WIB

Trending di Artikel
Exit mobile version