Menu

Mode Gelap
Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi Gelar Konferensi Pers Terkait Rebranding RSUD Cibabat GAUL 2026 Hadirkan Kolaborasi Ekonomi Kreatif, Film Ra.ha.yu Jadi Simbol Sinergi Lintas Sektor IRPRO 2026 Sukses Digelar di Bandung, Satukan Peneliti Muda dari 12 Negara dalam Ajang Inovasi Global Disdikbud Kabupaten Subang Laksanakan Uji Kompetensi Guru, Kasubag Umpeg Turut Awasi Pelaksanaan di SMPN 4 Subang Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung Hadirkan HANA Japanese Pop-Up Kitchen, Nikmati Signature 8-Course Omakase Program Pengabdian Masyarakat Jurusan Farmasi Poltekkes Kemenkes Bandung Kembangkan Instrumen Evaluasi Pengetahuan CPPB-IRT

Artikel

FKSS Jabar: Sekolah Maung Berpotensi Menciptakan Diskriminatif dalam Dunia Pendidikan

Perbesar

Ketua Forum Kepala Sekolah SMA Swasta (FKSS) Jawa Barat, Ade D Hendriana.

SAMBAS MEDIA, BANDUNG – Pembentukan Sekolah Maung, sebuah inisiatif dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, telah menuai beragam reaksi dari masyarakat dan kalangan pendidikan. Program ini dinilai berpotensi menciptakan diskriminasi dalam pendidikan, serta membentuk hierarki atau kasta baru di dunia pendidikan di wilayah tersebut.

Dalam konteks ini, penting untuk mengeksplorasi bagaimana kebijakan ini dapat memengaruhi akses pendidikan yang setara bagi semua siswa.

Ketua Forum Kepala Sekolah SMA Swasta (FKSS) Jawa Barat, Ade D Hendriana, Senin (27/04/2026), mengungkapkan kekhawatirannya mengenai kebijakan yang dicanangkan oleh Gubernur Dedi Mulyadi tersebut. la menilai, langkah ini perlu diulas lebih dalam dan ditelaah kembali sebelum diimplementasikan secara luas.

“Kami berpendapat bahwa Sekolah Maung berpotensi menimbulkan diskriminasi dalam pendidikan, terutama dalam menciptakan batasan antara lembaga pendidikan yang berbeda,” ujarnya.

Pendapat ini mencerminkan kekhawatiran akan pengelompokan siswa berdasarkan kriteria tertentu yang dapat merugikan banyak pihak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ketum PMPRI Desak KPK dan BPKP Usut Tuntas Dugaan Mark-Up Gembok Ditjen PAS Senilai Rp 92 Miliar

6 Juli 2026 - 14:00 WIB

Tsunami Penarikan Berkas di Sekolah Swasta Apabila Ada Tambahan Kuota Sekolah Negeri

2 Juli 2026 - 13:00 WIB

Suhu Politik Memanas, Ketum PMPRI Rohimat Joker Minta Pemimpin Kota Bandung Saling Menjaga Keharmonisan

1 Juli 2026 - 13:00 WIB

FKSS Jabar Minta Kejelasan terkait Penambahan Kuota di Sekolah Negeri

24 Juni 2026 - 14:00 WIB

FKSS SMA Jawa Barat Dukung MoU Sekolah Swasta Tetapi Harus Ada Kepastian

22 Juni 2026 - 10:00 WIB

Trending di Komunitas
Exit mobile version