Menu

Mode Gelap
Wakil Wali Kota Bandung Ajak Warga Jadikan Tahun Baru Islam Sebagai Momentum Hijrah dan Muhasabah SMKS Bandung Barat Gelar Pelantikan Calon Bantara Ciptakan Karakter Kuat dan Cerdas Rangkaian Menyambut HUT POLRI, Polsek Bandung Kulon gelar Jum’at Bersih di Mesjid Besar Al Fithroh Tasyakur Bi Ni’mah dan Pelepasan Siswa Kelas XII SMK Kesehatan Bhakti Kencana Cimahi Sengketa Mukab Kadin Kabupaten Bandung Masuki Babak Persidangan di PN Bandung Kajati Jabar Lakukan Kunjungan Kerja ke Kejaksaan Negeri Kabupaten

Komunitas

Ekspedisi Patriot Universitas Padjadjaran di Kawasan Transmigrasi Muara Komam

badge-check

Ekspedisi Patriot Universitas Padjadjaran di Kawasan Transmigrasi Muara Komam Perbesar

SAMBAS MEDIA, BANDUNG – Ekspedisi Patriot adalah Program Nasional Kementerian Transmigrasi RI Dr M. Iftitah Sulaeman Suryanagara selaku Menteri yang bertujuan untuk memetakan potensi desa dan komoditas unggulan masyarakat. Tim ini hadir di Muara Komam, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, dengan misi utama mendukung pembangunan desa melalui riset, tanpa mengambil alih lahan maupun mendatangkan transmigran baru.

Latar Belakang

Pemerintah Indonesia memiliki komitmen untuk mempercepat pembangunan desa melalui berbagai program strategis.

Muara Komam dipilih sebagai salah satu lokus kegiatan karena memiliki potensi sumber daya alam, sumber daya manusia, dan komoditas lokal yang beragam.

Ekspedisi Patriot ini diikuti oleh 7 PT terbaik Di Indonesia yaitu Unpad, Undip, UGM, UI, ITB, ITS, IPB. Dan khusus di Muara Komam melibatkan PT Lokal untuk berkolaborasi yang dengan Unmul.

Untuk kegiatan ini Universitas Padjadjaran dengan ketua tim Dr. Rd. Ahmad Buchari, S.iP., M.Si., yang beranggotakan Ana Nabila, S.Pt., Revika Nurkhofifa, Qodhar Rahma Nur Margiyanti serta Gideon Desvano Tigor Sinambela.

Perlu ditegaskan bahwa kegiatan Ekspedisi Patriot bukan transmigrasi baru, melainkan upaya pemetaan potensi desa agar pembangunan bisa lebih tepat sasaran.

Tujuan Program

  • Mengidentifikasi dan memetakan potensi desa secara komprehensif (pertanian, peternakan, perikanan, perkebunan, UMKM, budaya).
  • Menggali dan mendukung komoditas unggul lokal agar memiliki daya saing.
  • Memberikan rekomendasi pembangunan yang berbasis data sehingga sesuai kebutuhan masyarakat.
  • Mengoptimalkan peran sumber daya manusia lokal sebagai aktor utama pembangunan.
  • Mendukung pencapaian Asta Cita Pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

IABO 2026 Pameran Pengetahuan Ilmiah Biologi, Kemampuan Penelitian, dan Keterampilan Berpikir Kritis

16 Juni 2026 - 12:00 WIB

FKSS SMA Jabar Minta Kejelasan Mekanisme Bantuan bagi Sekolah Swasta Kerja Sama

15 Juni 2026 - 11:00 WIB

Gentra Lestari Budaya (GLB) Sukses Tampil di Perancis dalam Misi Kebudayaan

8 Juni 2026 - 14:11 WIB

Komunitas Salapanopat Satukan Alumni SMA se-Jawa Barat Lewat Turnamen Olahraga Persahabatan

8 Juni 2026 - 11:00 WIB

Semarak Sego Rongewu Episode III Seri 27: Wujud Kepedulian Warga Mulyorejo Sambut HUT Surabaya ke-733

24 Mei 2026 - 15:07 WIB

Trending di Komunitas