Menu

Mode Gelap
Disdikbud Kabupaten Subang Laksanakan Uji Kompetensi Guru, Kasubag Umpeg Turut Awasi Pelaksanaan di SMPN 4 Subang Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung Hadirkan HANA Japanese Pop-Up Kitchen, Nikmati Signature 8-Course Omakase Program Pengabdian Masyarakat Jurusan Farmasi Poltekkes Kemenkes Bandung Kembangkan Instrumen Evaluasi Pengetahuan CPPB-IRT Sosialisasi Hasil Kajian Rebranding RSUD CIBABAT menjadi RSUD Wijaya Mulya Bandung Max Independent Rayakan Satu Dekade, Perkuat Solidaritas Bikers Lewat Max Mania 2026 Edukasi dan Sosialisasi Literasi Keuangan serta Pembiayaan APBN

Pemerintahan

Emma Dety: PKK dan Posyandu Dua Pilar Utama Pembangunan Keluarga dan Masyarakat

badge-check

Emma Dety: PKK dan Posyandu Dua Pilar Utama Pembangunan Keluarga dan Masyarakat Perbesar

SAMBAS MEDIABupati Bandung HM. Dadang Supriatna lantik Pengurus TP-PKK, dan Pengurus TP-Posyandu Kabupaten Bandung periode 2025-2030 di Gedung Mohamad Toha Komplek Pemkab Bandung, Soreang, Kamis (13/3/2025).

Usai dilantik Bupati Bandung, Ketua TP-PKK Kabupaten Bandung Hj. Emma Dety Dadang Supriatna langsung melantik 27 Ketua Tim Pembina Posyandu Kecamatan se-Kabupaten Bandung, sedangkan empat kecamatan lainnya belum diikutsertakan karena masih dijabat oleh Plt. Camat dari 31 kecamatan se-Kabupaten Bandung.

Bupati Dadang Supriatna mengatakan bahwa PKK dan Posyandu ini salah satu garda terdepan untuk bisa mensejahterakan dan membantu pembangunan pemerintah, baik pusat, provinsi dan juga kabupaten.

“Kader PKK dan Posyandu ini langsung ke grassroot. Dulu, bahwa kader PKK dan Posyandu itu gajinya sajuta (sabar, jujur dan tawekal). Tapi saat ini kita secara bertahap diberikan perhatian berupa Insentif dan BPJS Ketenagakerjaan secara pool atau keseluruhan. Alhamdulillah di Kabupaten Bandung sudah berjalan,” tutur Kang DS, sapaan akrab Dadang Supriatna.

Kedepan, Kang DS menyebutkan, bahwa pihaknya akan merubah pola, lomba desanya bukan pada berupa pemberian piagam, tetapi lebih cenderung pada program.

“Indikatornya apa? Indikatornya adalah salah satunya lingkungan bersih, sehat, sejahtera mulai dari kondisi rumahnya, air minumnya, termasuk jalan dan infrastruktur dan sebagainya, sehingga kondisi desa itu sehat,” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Program Pengabdian Masyarakat Jurusan Farmasi Poltekkes Kemenkes Bandung Kembangkan Instrumen Evaluasi Pengetahuan CPPB-IRT

22 Juli 2026 - 14:00 WIB

Sosialisasi Hasil Kajian Rebranding RSUD CIBABAT menjadi RSUD Wijaya Mulya

21 Juli 2026 - 13:00 WIB

Edukasi dan Sosialisasi Literasi Keuangan serta Pembiayaan APBN

16 Juli 2026 - 14:00 WIB

Pelepasan Mahasiswa Peserta Program PROBIDIK Gema Jawa Barat dan Penanggulangan MoU SMK bersama Dunia Industri

14 Juli 2026 - 10:00 WIB

Pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026-2027 Kota Cimahi

13 Juli 2026 - 14:00 WIB

Trending di Pemerintahan