SAMBAS MEDIA, BANDUNG – Forum Kepala Sekolah SMA Swasta (FKSS) Jawa Barat menyampaikan keprihatinan terhadap kebijakan penambahan kuota penerimaan peserta didik di sekolah negeri sebanyak 31.502 Calon Murid Baru (CMB) serta penerapan Sekolah Hybrid.
Kebijakan tersebut dinilai berpotensi memberikan dampak yang signifikan terhadap keberlangsungan Sekolah Swasta Kerja Sama (SSK). Pasalnya, sasaran utama SSK adalah Calon Murid Baru yang tidak terpetakan dalam proses PCMB, namun masih memiliki keinginan kuat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA atau SMK.
Seperti yang disampaikan Ketua Umum FKSS Jawa Barat Ade D. Hendriana, Kamis (02/07/2026), bahwa dengan adanya penambahan kuota di sekolah negeri, termasuk peningkatan kapasitas rombongan belajar dari maksimal 36 menjadi 46 peserta didik per rombel, diperkirakan sebagian besar calon murid akan lebih memilih sekolah negeri.
Kondisi ini berpotensi memicu terjadinya perpindahan atau pencabutan berkas dari sekolah swasta, sehingga berdampak pada menurunnya jumlah peserta didik di Sekolah Swasta Kerjasama (SSK).
