Menu

Mode Gelap
Dongkrak Perekonomian dan Pariwisata Kota Bandung, Layanan Bandros Pada HUT RI Hanya Sebesar 81 Rupiah Sepekan Mengejar Imunisasi Periode Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Nurani Wargakota Bandung Luncurkan Buku ‘215 Tahun: Masjid Agung Kita’ Ajak Gotong Royong Jaga Rumah Allah Elemen Masyarakat Bersatu Kawal Masjid Agung Bandung, Kepentingan Umat Jadi Prioritas Monitoring dan Penyerahan Bantuan Beras Sejahtera Daerah Termin II Tahun 2026 Penanaman Pohon Pengganti dalam Rangka Penataan Gerbang Depan RSUD Cibabat

Entertainment

For Revenge Suguhkan Sisi Lembut Dengan “Penyangkalan – Acoustic”

badge-check

For Revenge Suguhkan Sisi Lembut Dengan “Penyangkalan – Acoustic” Perbesar

SAMBAS MEDIA – Dikenal dengan musik yang terdengar “keras” dan penuh emosi, for revenge memberikan kejutan manis dengan merilis versi akustik dari single mereka, “Penyangkalan”. Terhitung mulai 14 November 2024, para penggemar band rock alternatif asal Bandung ini sudah bisa mendengarkan “Penyangkalan – Acoustic” di platform musik digital Spotify.

Keinginan untuk membuat “Penyangkalan – Acoustic” ini rupanya tercetus dari for revenge sendiri. Setelah berdiskusi, Sony Music Entertainment Indonesia (SMEI) selaku pihak label yang menaungi band beranggotakan Moch Boniex Nurwega, Arief Ismail, Izha Muhammad, dan Archims Pribadi ini setuju dengan ide tersebut dilanjutkan dengan proses pengerjaan yang memakan waktu sekitar satu bulan, sejak konsep awal hingga rekaman. Ide ini sendiri berasal dari niat for Revenge untuk menunjukkan bahwa band ini juga memiliki sisi lembut di balik musik mereka yang penuh emosi sehingga dibuatlah “Penyangkalan – Acoustic” untuk menggambarkan hal tersebut. Cara Boniex bernyanyi pun juga lebih soft agar menyesuaikan dengan perubahan aransemen yang dilakukan.

Menariknya, tidak hanya “Penyangkalan” yang dijadikan versi akustik. Dua single for revenge lain pun juga nantinya akan mendapatkan perubahan aransemen yang sama, yaitu “Sadrah” dan “Semula”. Khusus untuk dua lagu ini, for Revenge tidak sendirian karena akan berkolaborasi dengan Meiska (untuk “Sadrah”) dan More on Mumbles ( untuk “Semula”).

Pemilihan Meiska sendiri rupanya sudah terjadi jauh sebelum ide akustik ini tercetus. Saat itu for Revenge dan Meiska sudah pernah menyanyikan lagu “Sadrah” bersama-sama di sebuah acara dan mendapatkan respons yang sangat positif. Karena itu, tim label dan for revenge pun memilih untuk meneruskan kolaborasi tersebut hingga ke versi akustik ini. Sementara, untuk More on Mumbles sendiri, bermulai dari ketertarikan Boniex dengan karakter suara Lintang, sang vokalis. Tim Sony Music pun kemudian menawarkan untuk mewujudkan kerja sama tersebut dengan menyanyikan “Semula” versi akustik yang langsung disetujui for Revenge

for Revenge berharap bahwa “Penyangkalan – Acoustic” ini bisa menunjukkan sisi lain dari musik mereka agar penikmat musik-musik akustik yang mungkin sebelumnya tidak pernah mendengar for revenge bisa ikut menikmati. Jika versi akustik ini mendapat respons yang positif, bukan tidak mungkin jika mereka akan merilis single akustik. Namun, mereka belum mau berkomentar banyak dan meminta para penggemar untuk terus memberikan dukungan agar dapat terus menciptakan karya-karya yang berkualitas. Single akustik for revenge, “Penyangkalan – Acoustic”, sudah bisa didengar di platform musik digital.

(Red/Sony Music Entertainment Indonesia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

JayJax dan Mister Aloy Buka Babak Baru Lewat Album OURORA

3 Juli 2026 - 02:40 WIB

YULI JJS Kenalkan Single Terbaru “Kang Mas”, Padukan Pop Jawa dan Nuansa Modern

2 Juli 2026 - 20:48 WIB

HALOS Records Rilis “TÔ Fora”, Kolaborasi Nyxx, Tokio, dan IQUA

24 Mei 2026 - 02:19 WIB

Wen & the Wknders Rekrut Gitaris Baru, Hadir dengan Konsep Full Elektrik

18 Mei 2026 - 12:51 WIB

Kisah Duka dan Legacy Demie di Balik MV Baru Wen & the Wknders

7 Mei 2026 - 19:23 WIB

Trending di Entertainment