Sebagai lembaga yang konsen pada isu pelayanan publik, LSM Tuar Bersatu berharap kejadian ini menjadi bahan evaluasi menyeluruh bagi manajemen RSHS. Agar ke depan sistem alur pasien rawat inap, khususnya pasien BPJS dan pasien kronis, bisa lebih cepat dan manusiawi. Sehingga tidak ada lagi pasien yang terlantar menunggu berjam-jam di lorong.
“Kami tidak bermaksud mencemarkan nama baik. Kami hanya ingin pelayanan kesehatan di RSHS semakin baik. Karena RSHS adalah harapan terakhir masyarakat Jawa Barat,” tutupnya.
TUNTUTAN:
1. Percepatan proses rawat inap bagi pasien dengan indikasi gawat.
2. Penyediaan ruang observasi dan pemberian pelayanan dasar bagi pasien yang menunggu kamar.
3. Evaluasi sistem manajemen antrean dan komunikasi rawat inap di RSHS.
LAMPIRAN:
Foto kondisi pasien di lorong, Bukti Chat WA Pengaduan, Karikatur Editorial
Narahubung:
Nama: Iwan Ridwan
Ketua umum LSM Tuar Bersatu
No HP: 0859109767998.*
(Red)



























