Menyikapi gagasan Gubernur Jawa Barat dengan adanya Sekolah Maung bagi SMA/SMK. Sekolah Maung jelas sangat bertentangan dengan prinsip-prinsip keberagaman dan inklusivitas yaitu dalam rekrutmen yang hanya menerima anak anak dengan kemampuan tertentu yang eksklusive bahkan tdk ada keberpihakan yang afirmatif terhadap realita sosial dan aksesibilitas warga negara yang kurang mampu.
Kebijakan ini pernah terjadi lewat lebeling Sekolah Bertarap Internasional yang sudah diberhentikan oleh Kemendikbud.
Mengapa sekarang di Jawa Barat mengulang kesalahan yang sama?????
Wallahu alam……
(Red)
