Menu

Mode Gelap
LSM PMPRI Soroti Korupsi Izin Tinggal Sebagai Ancaman Kedaulatan Negara Pameran Fotografi Jurusan Produksi Film SMKN 5 Bandung “Lenscapt 2026: Within the Frame of Fantasy” FMPP: SPMB Provinsi Jawa Barat 2026 Dinilai Membingungkan, Mana Hak Masyarakat Miskin? Perkara Gugur, Kang Joker Apresiasi Kepastian Hukum bagi Wakil Walikota dan Anggota DPRD Bandung Pagelaran Apresiasi Sastra Kolaboratif Vol.3 SMKN 5 Bandung dalam Puisi dan Drama HARRIS Festival Citylink Bandung Hadirkan “Bubur Malam Ang’Sory”, Kuliner Hangat Mulai Rp10 Ribu

Komunitas

LAKI-KBB Desak DPRD Panggil Kadis PUTR Pertanyakan Persyaratan Abu-Abu Dalam Lelang PBJ

badge-check

LAKI-KBB Desak DPRD Panggil Kadis PUTR Pertanyakan Persyaratan Abu-Abu Dalam Lelang PBJ Perbesar

SAMBAS MEDIA – Munculnya pernyataan Kadis PUTR adanya tekanan saat menerapkan persyaratan abu-abu dan persyaratan tambahan dalam lelang kompetisi di tengah kegiatan pengawasan komisi III DPRD KBB di lokasi gedung dewan yang baru, telah menjadi atensi LAKI-KBB.

Guras Ketua Laskar Anti Korupsi Indonesia Kabupaten Bandung Barat/LAKI-KBB, menjelaskan kepada awak media saat melakukan Audensi bersama Pimpinan DPRD, Senin 10 Februari 2025, perihal permohonan LAKI-KBB untuk memanggil Kadis PUTR melaksanakan hak bertanya untuk memastikan apakah pernyataan Kadis PUTR tersebut benar terjadi atau hanya PLAYING VICTIM..?

Audensi tersebut diterima oleh Pimpinan DPRD KBB H. Mahdi, Asep Dedi, Pitcher Tjuandys Ketua Komisi III dan Agus Mahdar anggota Komisi III, serta setelah terjadi diskusi bersama LAKI-KBB, Komisi III memastikan akan memanggil Kadis PUTR Selasa 11 Februari 2025 jam 10.00.

Hal yang minta dipertanyakan kepada Kadis PUTR ialah apa yang dimaksud persyaratan abu-abu dan tambahan, siapa yang melakukan tekanan saat melaksanakan lelang, apakah boleh Kadis menyatakan ketika jamping dalam lelang akan mengurangi kualitas sementara sudah ditunjuk konsultan pengawas, ujar Guras.

Saat audensi tersebut muncul diskusi perihal pernyataan dari salah satu pengurus partai pengusung Bupati dan Wakil Bupati terpilih Jeje Richi dan Asep Ismail yang menyatakan di media akan membentuk Tim Transisi untuk mengkonsolidasikan penyusunan APBD 2025 menyesuaikan dengan visi misi Bupati dan Wakil Bupati terpilih, hal tersebut menimbulkan polemik sebagian besar anggota DPRD KBB, para OPD dan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Semarak Sego Rongewu Episode III Seri 27: Wujud Kepedulian Warga Mulyorejo Sambut HUT Surabaya ke-733

24 Mei 2026 - 15:07 WIB

Aksi Tanam 3.000 Mangrove Baksos’e Suroboyo bersama TPS Pelindo 3 di Sontoh Laut

29 April 2026 - 11:00 WIB

Pelantikan Pengurus Paguyuban Pasundan Se-Tanah Papua Periode 2025-2030

26 April 2026 - 14:00 WIB

Rencana AKSI Baksos’e Suroboyo Berkolaborasi dengan TPS Pelindo 3 dan Kelompok Masyarakat Peduli Lingkungan

22 April 2026 - 09:00 WIB

Gentra Lestari Budaya hadir di Paguyuban BANDUNGARIUNG Membawa UMKM Lokal ke Global

16 April 2026 - 11:37 WIB

Trending di Komunitas