Tidak hanya Markas Kang Duyeh yang membuat Kontingen SMANOP berbeda dengan kontingen lainnya. Maskot Kang Duyeh yang juga dibuat dalam bentuk patung dari bahan infraboard pun cukup menarik perhatian. Ada sebuah cerita menarik juga yakni saat defile atlit pada upacara pembukaan, bendera kontingen SMANOP tertinggal di Sekretariat. Maka, sebagai alternatif patung Kang Duyeh diusung ke arena pembukaan acara sebagai ganti bendera. Tentu saja ini menarik perhatian peserta lain dan lagi-lagi para atlit Kontingen SMANOP yang mengikuti defile antusias berfoto dengan Kang Duyeh sehingga Kang Duyeh pun menjadi tranding hari itu.
Selain tampilan Kontingen SMANOP yang berbeda pada SP XII kali ini, ada hal yang membanggakan juga yakni saat upacara pembukaan SP XII. Ketua Panitia Pelaksana SP XII dari SMAN 5, M. Virda D. Ekaputra menyebut Ketum PASMANOP itu sebagai orang yang berjasa bagi penyelenggaraan SP XII ini.
“ Kang Iwan sebagai mentor terbaik saya selama Spirit PORISMAN ini,” ungkap Virda.*
(Red)
