Paguyuban Pasundan yang didirikan para pendiri pada 20 Juli 1913 hadir sebagai organisasi kemasyarakatan tertua setelah Budi Utomo yang memiliki visi misi guna bersama-sama membangun negeri tercinta ini menjadi negeri Baldatun Toyibatun Warabun Gafur. Sinergitas ini kita implementasikan di cabang Paguyuban Pasundan kota Cimahi yang bersinergi bersama Pemerintah Kota Cimahi memerangi kobodohan dan kemiskinan.
Beliau mengucapkan terima kasih kepada seluruh hadirin semoga pertemuan silaturahmi ini menjadi peneguh semangat kebersamaan, memperkokoh Ukhuwah Islamiyah demi masa depan Kota Cimahi, yang MANTAP (Maju, Agamis, Nyaman, Teladan, Aman dan Produktif) dan makin HEPI ( Hijau, Edukatif, Profesional dan Inklusif),” ujar Aris yang saat ini sekaligus sebagai ketua KONI kota Cimahi.
Dalam sambutannya Walikota Cimahi Letkol.(Pur) Ngatiyana menyatakan bahwa keberadaan Paguyuban Pasundan dapat dipandang sebagai pondasi kebangkitan kembali orang Sunda, bukan semata mata untuk memperjuangkan orang Sunda, namun Paguyuban Pasundan berkomitmen bagi keutuhan bangsa dan NKRI, sejak didirikannya 20 Juli 1913.
Ditambahkan oleh beliau kiprah Paguyuban Pasundan yang mengedepankan konsepsi Nasional seperti visi dan misi yang dikumandangkan Ir. Juanda mantan Perdana Menteri yang melahirkan konsep cikal bakal wawasan Nusantara melalui Deklarasi Juanda.

























1 Komentar
Mohon di publish sejarah mulai berdirinya cabang paguyuban Pasundan kota Cimahi. Yang saya tau pertama kali keberadaan dewan pengaping paguyuban Pasundan kota Cimahi masa bakti 2002-2007:
1. Drs. H. Nana darmana
2. Drs. Welly nurlita
3. Drs. H.E. Komarudin
4. dr. H. Suteja
5. H. Moch wasid, SH.
6. Drs. Setia Permana