Tak hanya siswa, para guru turut memeriahkan acara melalui berbagai pertunjukan seni. Bahkan, kepala sekolah dan sejumlah guru perempuan tampil membawakan tari merak. Selain itu, para guru menganakan busana layaknya Nyi Iteung dan Kang Kabayan.
Kegiatan ini juga dihadiri orang tua siswa yang diajak menyaksikan langsung kreativitas anak-anak mereka di sekolah.

Titin berharap, kegiatan tersebut dapat mendorong para siswa untuk terus mengimplementasikan nilai-nilai Pancawaluya sebagai generasi masa depan Jawa Barat.*
(Red/disdikjabar)

























