SAMBAS MEDIA, KAB. BANDUNG – Dari trotoar pintar penyerap air hujan hingga alat penjaga kualitas udara kelas.
Itulah dua dari berbagai inovasi karya pelajar Indonesia yang tampil di Young Change-Maker Summit (YCMS) 2026 di BPK Penabur Kota Baru Parahyangan, Kabupaten Bandung Barat, Kamis (30/4/2026).

Sebanyak 151 siswa SMP dan SMA dari berbagai daerah di Indonesia yang telah tersaring menjadi 30 kelompok, memamerkan inovasi teknologi berkelanjutan yang menjawab persoalan lingkungan, kesehatan, hingga tata kota.
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI, Stella Christie menegaskan, generasi muda Indonesia harus berani berkompetisi dan percaya diri menunjukkan gagasannya di tingkat global.

“Kompetisi adalah sesuatu yang sehat. Tidak ada hasil yang baik tanpa kita mau berkompetisi,” ujarnya.
Ketua Umum BPK Penabur, Adri Lazuardi menyebut, YCMS menjadi ruang bagi siswa untuk mengembangkan kreativitas, inovasi, dan solusi nyata terhadap berbagai persoalan di sekitar mereka.*
(Red/disdikjabar)

























