Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, mengatakan rotasi, mutasi dan promosi merupakan bagian dari dinamika organisasi yang diperlukan untuk menjaga produktivitas sekaligus menghadirkan perspektif baru dalam pelaksanaan tugas pemerintahan. Penyegaran tersebut diharapkan mampu meningkatkan motivasi dan semangat kerja aparatur di tengah tuntutan pelayanan publik yang bergerak semakin cepat.
“Tujuannya bukan untuk bagi-bagi jabatan, melainkan agar tidak terjadi kejenuhan, serta proses perimbangan dan pengambilan kebijakan dapat dilakukan melalui sudut pandang terbaru,” ujar Wali Kota.
Ia meminta para pejabat yang baru dilantik menjalankan amanah dengan menjaga integritas, berpegang pada regulasi dan bekerja secara jujur serta profesional. Khusus pejabat fungsional, Wali Kota mendorong agar kompetensi yang dimiliki terus dikembangkan dan dimanfaatkan secara optimal untuk memberikan kontribusi terbaik sesuai bidang keahlian masing-masing.
Perhatian khusus diberikan kepada Kepala Disdagkoperin yang baru. Wali Kota menilai Disdagkoperin memiliki posisi strategis karena menangani sektor perdagangan, koperasi dan usaha mikro, kecil dan menengah, dengan dukungan tiga unit pelaksana teknis daerah, yakni UPTD Technopark, UPT Pasar dan UPT Metrologi Legal.































