Menu

Mode Gelap
STIKOM Bandung Dorong Mahasiswa Adaptif di Era Disrupsi Digital Lewat STIKOM Expo 2026 Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi Gelar Konferensi Pers Terkait Rebranding RSUD Cibabat GAUL 2026 Hadirkan Kolaborasi Ekonomi Kreatif, Film Ra.ha.yu Jadi Simbol Sinergi Lintas Sektor IRPRO 2026 Sukses Digelar di Bandung, Satukan Peneliti Muda dari 12 Negara dalam Ajang Inovasi Global Disdikbud Kabupaten Subang Laksanakan Uji Kompetensi Guru, Kasubag Umpeg Turut Awasi Pelaksanaan di SMPN 4 Subang Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung Hadirkan HANA Japanese Pop-Up Kitchen, Nikmati Signature 8-Course Omakase

Pemerintahan

Pelatihan Konvensi Hak Anak Mendukung Tumbuh Kembang Setiap Anak di Kota Cimahi

Perbesar

Pelatihan ini juga menjadi momentum memperkuat indikator KLA. Neneng mengungkapkan bahwa Cimahi telah meraih predikat Pratama pada penilaian KLA terbaru setelah dua tahun tidak masuk nominasi. “Tahun depan kami targetkan naik ke predikat Utama. Salah satu langkahnya adalah membentuk Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perlindungan Perempuan dan Anak yang diharapkan mulai beroperasi pada 2026. Regulasi sudah disiapkan melalui Peraturan Wali Kota,” ungkapnya.

Neneng mengajak seluruh peserta menjadi agen perubahan. “Mulailah dari keluarga sendiri, lalu sebarkan ke lingkungan sekitar. Hak-hak anak harus dijaga bersama karena mereka adalah generasi penerus bangsa menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.

Sementara itu, narasumber dari Institut Pertanian Bogor (IPB), Ikeu Tanziha, menekankan bahwa Konvensi Hak Anak memiliki empat pilar utama: melindungi, memenuhi, menghargai, dan memajukan hak anak. Pilar-pilar ini diterjemahkan dalam kebijakan mulai dari tingkat global, nasional, provinsi, hingga kabupaten/kota. “Implementasi di daerah harus mengacu pada konvensi, termasuk penyediaan layanan publik ramah anak, pendidikan inklusif, serta ruang bermain yang aman,” tegasnya.

Ikeu mendorong Kota Cimahi untuk menjadi kota yang layak anak, “Tahun ini sudah mendapat predikat pratama, tahun depan harus mendapat predikat Utama, kita jadikan Kota Cimahi kota yang ramah untuk anak baik di ruang bermain, ruang publik, sekolah, hingga di rumah ibadah,” tandasnya.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini diharapkan upaya Pemkot Cimahi untuk menjadikan Cimahi menjadi kota yang layak, aman dan dapat mendukung tumbuh kembang setiap anak di Kota Cimahi dapat terwujud sehingga setiap anak terjamin haknya dan dapat tumbuh menjadi generasi penerus bangsa yang unggul dan berdaya saing.*

(Red/Bidang IKPS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi Gelar Konferensi Pers Terkait Rebranding RSUD Cibabat

30 Juli 2026 - 14:00 WIB

Program Pengabdian Masyarakat Jurusan Farmasi Poltekkes Kemenkes Bandung Kembangkan Instrumen Evaluasi Pengetahuan CPPB-IRT

22 Juli 2026 - 14:00 WIB

Sosialisasi Hasil Kajian Rebranding RSUD CIBABAT menjadi RSUD Wijaya Mulya

21 Juli 2026 - 13:00 WIB

Edukasi dan Sosialisasi Literasi Keuangan serta Pembiayaan APBN

16 Juli 2026 - 14:00 WIB

Pelepasan Mahasiswa Peserta Program PROBIDIK Gema Jawa Barat dan Penanggulangan MoU SMK bersama Dunia Industri

14 Juli 2026 - 10:00 WIB

Trending di Pemerintahan
Exit mobile version