Terkait bencana, Adhitia menambahkan bahwa dalam beberapa waktu terakhir, Kota Cimahi kerap dilanda bencana baik alam maupun non-alam. Menurutnya, potensi bencana semakin meningkat akibat ketidakseimbangan antara pertumbuhan penduduk dan kondisi alam.
“Kita harus menjaga keseimbangan, antara manusia dan alam, dengan pengeloaan alam yang baik kita akan mendapatkan hasil yang optimal dari sumber daya alam, namun juga alam terap terjaga sehingga keseimbangan terjaga. Apabila keseimbangan tercapai, insyaallah kita dapat terhindar dari bencana,” pesannya.
Adhitia juga mengapresiasi program BPBD Kota Cimahi yang sebelumnya telah memberikan pelatihan mitigasi bencana kepada kelompok lansia dan penyandang disabilitas, termasuk komunitas Teman Tuli. Ke depan, Adhitia meminta agar pelatihan juga menyasar generasi muda agar kesadaran akan potensi bencana semakin meluas.
Pelatihan kebencanaan kali ini menghadirkan narasumber dari BPBD Provinsi Jawa Barat, dengan materi seputar langkah-langkah mitigasi di rumah ibadah jika terjadi gempa bumi atau bencana lainnya. Dengan diadakannya pelatihan kebencanaan bagi pengurus rumah ibadah ini diharapkan masyarakat dapat siap siaga dan mampu melewati ataupun merespon bencana secara efektif dan aman.*
(Red/Bidang IKPS)
