Wali Kota juga mengingatkan pentingnya pemanfaatan teknologi untuk mendukung smart governance. “Tingkatkan literasi digital, gunakan teknologi untuk mempercepat dan mempermudah pelayanan publik,” ujarnya.
Sementara itu Kepala BKPSDM Kota Cimahi, Lilik Setyaningsih, menyampaikan bahwa orientasi ini bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi sarana pembentukan kompetensi ASN. “Tujuan utamanya adalah mengenalkan nilai dan etika ASN, membangun pemahaman tentang tata kelola pemerintahan, serta menanamkan semangat BerAKHLAK dan ‘Bangga Melayani Bangsa’,” jelasnya.
Orientasi PPPK Tahun 2025 ini terbagi menjadi dua gelombang, yakni 19–20 Agustus untuk 200 peserta dan 21–22 Agustus untuk 203 peserta. Seluruh rangkaian kegiatan didanai melalui APBD Kota Cimahi Tahun Anggaran 2025 dan bekerja sama dengan BPSDM Provinsi Jawa Barat sebagai penyedia materi dan narasumber.
Dengan dibukanya kegiatan ini, Pemkot Cimahi berharap lahir ASN-PPPK yang siap bekerja secara adaptif, kolaboratif, dan inovatif, demi meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memperkuat tata kelola pemerintahan yang modern dan responsif.*
(Red/Bidang IKPS)
