“Selamat melaksanakan kegiatan kontes. Kalah menang biasa, yang penting nanti ketawa bersama-sama. Karena kita bisa belajar dari teman peternak yang lain, ketika peternak kita kalah, berarti kita masih harus meningkatkan pengetahuan dari (peserta) yang lain,” tutupnya.
Sementara itu, Ketua Umum APAH, Bima Akila yang turut hadir dalam Kontes Ayam Hias dan Reptil Nasional Piala Wali Kota Cimahi menjelaskan, selain memeriahkan momentum HUT Kota Cimahi ke 24 tahun, pihaknya juga ingin memperkenalkan jenis-jenis ayam hias kepada masyarakat Kota Cimahi. Bima mengaku, belum banyak orang mengenal dunia ayam hias yang memiliki potensi membuka lapangan pekerjaan.
“Di dunia ayam hias ini banyak sekali peluang-peluang untuk membuka lapangan pekerjaan. Contoh mungkin dari kandang, produksi kandang, pakan, kemudian keeper (penjaga kandang,)” ujar Bima.
Bima menambahkan, pihaknya sudah berdialog dengan Pemkot Cimahi untuk menjadikan kontes ayam hias dan reptil sebagai kegiatan rutin di waktu yang akan datang. Kontes Ayam Hias dan Reptil Nasional Piala Wali Kota Cimahi 2025 mempertandingkan aneka kategori unggas eksotis, di antaranya Onagadori, Chabo Jantan dan Betina, Silky Jantan dan Betina, Serama Betina Dewasa dan Anakan, serta Black Sumatra, spesies endemik Indonesia yang sudah tidak bisa ditemukan lagi di alam liar. Selain itu, turut dipertandingkan kategori khusus seperti Kategori Unik, Disko, dan Kerajinan Bunyi.*
(Red/Bidang IKPS)
