Terakhir Wakil Wali Kota mengajak seluruh warga untuk mulai dari langkah kecil: memilah sampah dari rumah, menanam pohon, menghemat listrik dan air, serta menjaga kebersihan lingkungan, “Bumi ini bukan warisan dari nenek moyang kita, melainkan titipan dari anak cucu kita. Mari kita rawat bumi ini dengan cinta, dengan aksi, dengan kesadaran bahwa setiap langkah kecil kita punya eskalasi menjadi langkah besar untuk masa depan, agar Cimahi selalu hijau, berdaya, dan masyarakatnya makin happy,” pungkasnya.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Cimahi, Chanifah Listyarini, menambahkan bahwa edukasi ProKlim tahun ini diarahkan untuk memperkuat sinergi lintas sektor. “Harapannya, seluruh OPD dapat mendukung gerakan masyarakat agar Cimahi memiliki lebih banyak kampung iklim mandiri yang berkontribusi terhadap penurunan emisi gas rumah kaca,” tutupnya.
Melalui Edukasi Program Kampung Iklim 2025, Pemkot Cimahi berkomitmen melahirkan gerakan sosial lingkungan yang berkelanjutan, menjadikan Cimahi sebagai kota yang hijau, tangguh, dan berdaya dalam menghadapi tantangan perubahan iklim global.*
(Red/Bidang IKPS).
