Rieke Diah Pitaloka adalah pihak yang pertama kali membeberkan daftar 10 BUMN yang memiliki tunggakan utang di bank BJB. Ia mendesak Menteri Keuangan dan Gubernur Jawa Barat untuk aktif menagih pelunasan tersebut.
“Saya sekarang minta dukungan Menkeu dan Gubernur Jabar. Kita udag (kejar) bersama agar 10 BUMN bayar lunas utang ke BJB sejak 2019,” ujar Rieke Diah Pitaloka dilansir dari monitorindonesia.com di Jakarta, Rabu (22/10).
Politisi PDIP itu merinci bahwa total outstanding (jumlah pinjaman yang harus dibayar oleh debitur) dari ke-10 perusahaan pelat merah tersebut mencapai Rp 3.751.594.845.443 (Rp 3,75 triliun).
Berikut adalah rincian 10 BUMN yang disebut memiliki tunggakan utang kepada bank bjb:
1. PT. Barata Indonesia: Rp89,11 miliar
2. PT. Kimia Farma: Rp950,23 miliar
3. PT. Perikanan Indonesia: Rp96,63 miliar
4. PT. Phapros: Rp98,39 miliar
5. PT. Rajawali Nusindo: Rp403,19 miiar
6. PT. Waskita Karya Infrastruktur: Rp98,94 miliar
7. PT. Waskita Karya: Rp980,8 miliar
8. PT. Wijaya Karya Serang Panimbang: Rp278,58 miliar
9. PT. Wijaya Karya: Rp515,44 miliar
10. PT. PPSD (Pembangunan Semarang Demak): Rp240,25 miliar.*
(Red)



























