Menu

Mode Gelap
Kejati Jabar Gelar Kegiatan Penyuluhan Hukum Jaksa Masuk Sekolah di SMPN 1 Padalarang Kolaborasi CSA Indonesia, Q-SYS, dan Shure Hadirkan Pusat Teknologi Terintegrasi Jaksa Sahabat Guru Ciptakan Sekolah yang Aman dan Nyaman, Anti Bullying serta Anti Kekerasan Gentra Lestari Budaya hadir di Paguyuban BANDUNGARIUNG Membawa UMKM Lokal ke Global Ketua Umum DePA-RI Minta Menteri Haji Tidak Ceroboh Soal War Tiket Haji Road to YKABF 2026 Digelar, Picu Antusiasme Menuju Perhelatan Utama

Pendidikan

Perkuat Pembelajaran Mendalam dan Kolaborasi Industri serta Universitas untuk Mencetak Lulusan SMK Berdaya Saing

Perbesar

SAMBAS MEDIA, BANDUNG – Kegiatan Workshop MGMP KIK (Kreativitas, Inovasi, dan Kewirausahaan) yang diselenggarakan di Aula Ki Hajar Dewantara Disdik Jawa Barat berlangsung dengan tertib dan penuh antusiasme. Acara diawali dengan pembukaan sebagai tanda dimulainya rangkaian kegiatan. Untuk menumbuhkan rasa nasionalisme, seluruh peserta bersama-sama menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, kemudian kegiatan dilanjutkan dengan doa pembuka agar workshop dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat bagi semua pihak. Bandung, 10 Februari 2026.

Selanjutnya, laporan kegiatan disampaikan oleh Ketua FMGMP PKK Jawa Barat Dr. Asep Totoh Wijaya yang menegaskan pentingnya forum MGMP sebagai wadah kolaborasi guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, khususnya pada mata pelajaran KIK yang berperan besar dalam menumbuhkan jiwa kewirausahaan siswa SMK.

Workshop secara resmi dibuka dengan pengantar materi dari Kepala Bidang PSMK Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat yang turut membahas arah pengembangan kewirausahaan SMK serta Awarding Kreator Affiliate Batch ke-1. Dalam sambutannya, Bapak Dr. Drs. Edy Purwanto, M.M., selaku Kabid PSMK Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, menekankan bahwa penguatan program kewirausahaan menjadi langkah strategis dalam menciptakan lulusan SMK yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan pekerjaan.

Memasuki sesi inti, materi pertama disampaikan oleh Drs. Nanang Yusuf, seorang praktisi pendidikan vokasi yang meskipun telah purnatugas, tetap aktif berkontribusi di tingkat Jawa Barat hingga nasional. Ia mengajak para guru KIK untuk memperkuat pembelajaran mendalam melalui konsep 8 Dimensi Profil Lulusan, yaitu pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, dan menyenangkan. Menurutnya, proses belajar harus menitikberatkan pada pemahaman, praktik langsung, serta refleksi agar siswa benar-benar menguasai kompetensi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kejati Jabar Gelar Kegiatan Penyuluhan Hukum Jaksa Masuk Sekolah di SMPN 1 Padalarang

17 April 2026 - 10:00 WIB

Jaksa Sahabat Guru Ciptakan Sekolah yang Aman dan Nyaman, Anti Bullying serta Anti Kekerasan

16 April 2026 - 15:00 WIB

Interview PT SCHNEIDER Indonesia Jurusan Teknik Otomasi Industri SMKN 1 Japara

14 April 2026 - 13:59 WIB

Jaksa Masuk Sekolah di SMKN 1 Cimahi “Kenali Hukum, Hindari Hukuman”

14 April 2026 - 13:00 WIB

Prestasi Membanggakan TK Al Fitroh di Ajang Smart Parahyangan Marching Arts Competition

13 April 2026 - 13:00 WIB

Trending di Pendidikan
Exit mobile version