Menu

Mode Gelap
Edukasi dan Sosialisasi Literasi Keuangan serta Pembiayaan APBN MPLS Pancawaluya SMK Wiraswasta Cimahi Tahun Ajaran 2026/2027 PAKAR PBB sebagai Upaya Penguatan Karakter Siswa SMPN 7 Cimahi Pelepasan Mahasiswa Peserta Program PROBIDIK Gema Jawa Barat dan Penanggulangan MoU SMK bersama Dunia Industri Pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026-2027 Kota Cimahi Festival Asia Afrika 2026 Meriah, Karnaval Budaya Satukan Semangat Persahabatan Antarbangsa

Entertainment

Rumah Teteh: Film Horor Berbeda yang Hadir dengan Nuansa Misteri dan Psikologi

badge-check

Rumah Teteh: Film Horor Berbeda yang Hadir dengan Nuansa Misteri dan Psikologi Perbesar

“Kalo aku sendiri lebih ke dialeg aja sih, karena ini kan film dari Jawa Barat, kebetulan aku dari Sumatra jadi akan perlu penyesuaian dari bahasa.” Ucap Philip Chou sebagai Nando.

Begitu juga dengan Erdin Werdrayana sebagai Brii, “ Tantangan kita sih sama dengan temen-temen yang lain untuk belajar memahami bahasa Sunda karena kan disetiap kampus itu berbeda-beda bahasa, sedangkan kita disini mahasiswa dari berbagai daerah.

Pesan yang Tersirat dalam Film

Selain menampilkan cerita horor yang menegangkan, Rumah Teteh juga memiliki pesan yang lebih dalam tentang trauma, ketakutan, dan bagaimana manusia berusaha menghadapi masa lalu mereka. Kisah yang disajikan tidak hanya tentang teror supranatural, tetapi juga tentang bagaimana manusia berjuang melawan ketakutan dalam diri mereka sendiri.

Dengan pendekatan ini, film ini bukan hanya memberikan hiburan semata, tetapi juga menawarkan refleksi bagi penontonnya. Penonton diajak untuk memahami bahwa terkadang ketakutan terbesar tidak datang dari makhluk gaib, tetapi dari pikiran dan pengalaman traumatis yang pernah dialami.

Rumah Teteh adalah film horor yang berbeda dari kebanyakan film horor Indonesia. Dengan pendekatan horor psikologis yang lebih subtil, cerita yang kuat, serta sinematografi yang mendukung atmosfer mencekam, film ini menawarkan pengalaman menonton yang lebih dalam dan emosional.

Bagi pecinta horor yang menginginkan sesuatu yang lebih dari sekadar jump scare, Rumah Teteh bisa menjadi pilihan yang tepat. Film ini tidak hanya akan membuat bulu kuduk berdiri, tetapi juga meninggalkan kesan mendalam bagi siapa saja yang menontonnya.

“Film ini mengkisahkan tentang anak kost dan mahasiswa di kampung orang, jadi pesannya jika kita jadi anak rantau, harus pinter jaga mulut, sikap dan perilaku dan bagaimana suka duka di tanah rantau.” Tutup Wieshely Brown sebagai Aryo di film ini. (Red) ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

JayJax dan Mister Aloy Buka Babak Baru Lewat Album OURORA

3 Juli 2026 - 02:40 WIB

YULI JJS Kenalkan Single Terbaru “Kang Mas”, Padukan Pop Jawa dan Nuansa Modern

2 Juli 2026 - 20:48 WIB

HALOS Records Rilis “TÔ Fora”, Kolaborasi Nyxx, Tokio, dan IQUA

24 Mei 2026 - 02:19 WIB

Wen & the Wknders Rekrut Gitaris Baru, Hadir dengan Konsep Full Elektrik

18 Mei 2026 - 12:51 WIB

Kisah Duka dan Legacy Demie di Balik MV Baru Wen & the Wknders

7 Mei 2026 - 19:23 WIB

Trending di Entertainment