Menu

Mode Gelap
Kejati Jabar Gelar Kegiatan Penyuluhan Hukum Jaksa Masuk Sekolah di SMPN 1 Padalarang Kolaborasi CSA Indonesia, Q-SYS, dan Shure Hadirkan Pusat Teknologi Terintegrasi Jaksa Sahabat Guru Ciptakan Sekolah yang Aman dan Nyaman, Anti Bullying serta Anti Kekerasan Gentra Lestari Budaya hadir di Paguyuban BANDUNGARIUNG Membawa UMKM Lokal ke Global Ketua Umum DePA-RI Minta Menteri Haji Tidak Ceroboh Soal War Tiket Haji Road to YKABF 2026 Digelar, Picu Antusiasme Menuju Perhelatan Utama

Entertainment

Semangat Sinema Tak Terbendung Hujan, SSFF 2025 Hari Kedua Panen Antusiasme Audiens di Kausa Coffee & Space Sumedang

badge-check

Semangat Sinema Tak Terbendung Hujan, SSFF 2025 Hari Kedua Panen Antusiasme Audiens di Kausa Coffee & Space Sumedang Perbesar

SAMBASMEDIA.ID, SUMEDANG – 5th Annual Sumedang Short Film Festival (SSFF) 2025 melanjutkan rangkaian kegiatannya dengan sukses menyelenggarakan hari kedua Screening dan Exhibition pada Selasa, 2 Desember 2025. Berpindah lokasi ke Kausa Coffee & Space Sumedang, yang bertempat di Jl. Prabu Geusan Ulun No.66, Regol Wetan, Kec. Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Festival berskala ASEAN dan Australia ini kembali dipenuhi antusiasme audiens, bahkan setelah sempat terkendala hujan di siang hari.

Perpindahan lokasi venue menciptakan suasana yang unik dan nyaman, semakin menguatkan tema “Southeast Solidarity” sebagai upaya mempersatukan pelaku industri film di kawasan Asia Tenggara dan Australia.

Sesi Exhibition hari kedua diawali dengan dua sesi Sharing Session yang menarik perhatian. Sesi pertama diisi oleh Matthias Hektor Ventker, Direktur Goethe-Institut Bandung, membagikan informasi mengenai program-program yang memicu rasa ingin tahu audiens.Kemudian, sesi kedua diisi oleh GreenMind Unity. Perwakilan komunitas ini memberikan edukasi yang sangat relevan dengan isu lingkungan, yaitu menceritakan seputar inisiatif komunitas mereka terkait daur ulang (recycle) sampah. Kehadiran topik lingkungan memperkuat dimensi sosial festival, menunjukkan bahwa SSFF tidak hanya tentang seni, tetapi juga pembangunan kesadaran komunitas.

Sesi Screening dimulai dengan pemutaran film dari Seriale Indonesia by Goethe-Institut Bandung yang berjudul Fuxe. Laila di Maggio. Kemudian, pemutaran dilanjutkan dengan film-film nominasi yang lolos kurasi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Lindee Cremona Tampilkan Kematangan Vokal di Lagu “Yang Masih Bisa Berdoa”

11 Maret 2026 - 02:40 WIB

Tak Sekadar Comeback, “Legowo” Tegaskan Kedewasaan Nisa Farella

19 Februari 2026 - 12:45 WIB

‘Pendar di Matamu’, EP Pertama Albert Tanabe dengan Konsep Trilogi Musik dan Visual

19 Desember 2025 - 12:38 WIB

Rilis Single Baru, Dewi Hani Jayanti Padukan Musik, Skincare, dan Narasi Healing

8 Desember 2025 - 21:19 WIB

Ahongkers hingga Eat That Soup Tampil di Harmonoise Vol.4, Tutup Tahun dengan Semarak

5 Desember 2025 - 09:10 WIB

Trending di Entertainment