Wali Kota menambahkan bahwa melalui seminar ini, Pemkot Cimahi ingin mendeteksi secara dini potensi gangguan psikologis ASN. Jika ditemukan indikasi masalah mental, akan dilakukan langkah pembinaan dan penyesuaian beban kerja.
“Kalau ada ASN yang tertekan karena beban kerjanya, jangan dipaksakan. Kita akan tempatkan di pekerjaan yang lebih sesuai agar tidak semakin tertekan hingga berdampak pada kejiwaan,” tegasnya.
Wali Kota juga menegaskan komitmen Pemkot Cimahi untuk tidak memotong Tunjangan Kinerja (TPP) ASN, karena kebijakan tersebut dapat mengganggu aspek psikologis dan motivasi pegawai. “Di Cimahi, TPP tidak dipotong. Tapi saya tekankan, ASN harus bekerja dengan baik dan melayani masyarakat dengan sepenuh hati,” tutupnya.
Sementara itu Plt. Kepala BKPSDMD, Siti Fatonah, menyebutkan bahwa seminar ini dilaksanakan untuk meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan keterampilan ASN dalam mengelola kesehatan mental sebagai salah satu fondasi penting peningkatan kinerja, produktivitas, dan kualitas pelayanan publik.
