Forum LLAJ mengidentifikasi simpang Jalan Daeng–Cihanjuang–Amir Mahmud sebagai salah satu titik yang perlu mendapat perhatian. Pengaturan dan penarikan arus di simpang tersebut akan dioptimalkan untuk membantu mengurai antrean dan mencegah penumpukan pada ruas jalan berikutnya.
Dinas Perhubungan Kota Cimahi bersama Satlantas Polres Cimahi juga melakukan pengaturan di sejumlah titik kemacetan dengan menambah jumlah personel. Pengaturan di lapangan akan terus disesuaikan dengan kondisi aktual, terutama pada jam rawan kepadatan, dan dievaluasi secara berkala apabila terjadi perubahan kondisi lalu lintas selama tahapan pekerjaan maupun setelah konstruksi.
Selain rekayasa arus, Forum LLAJ memberikan perhatian terhadap kelengkapan perlengkapan jalan di sekitar lokasi pembangunan Underpass Gatot Subroto. Pihak kontraktor diminta segera memperbaiki dan melengkapi rambu lalu lintas serta perlengkapan manajemen rekayasa lalu lintas sesuai kebutuhan pekerjaan.
Perlengkapan yang menjadi perhatian antara lain traffic cone yang mengalami kerusakan, tali atau tambang pembatas berwarna oranye, serta Rambu Pendahulu Petunjuk Jurusan (RPPJ) yang perlu diperbaiki atau diganti akibat terdampak cuaca dan lingkungan.
Sementara itu, pemeliharaan Jembatan Raden Demang Hardjakusumah atau Jembatan Pemkot terus dilakukan. Secara teknis Jembatan Pemkot ditargetkan mulai dapat dilalui kendaraan roda dua pada, 5 September 2026, dengan tetap memperhatikan hasil pemeriksaan dan persetujuan pihak berwenang.































