Ia tercatat sebagai peneliti peringkat ke-25 nasional versi AD Scientific Index, dengan jumlah sitasi lebih dari 7.083 berdasarkan data Google Scholar — sebuah pencapaian langka untuk peneliti seusianya. Saat ini, Yusuf juga sedang menempuh pendidikan di jenjang doktoral dengan konsentrasi Ilmu Manajemen di Universitas Katolik Parahyangan.
Sebagai direktur, Yusuf mendorong pendekatan vokasi yang berbasis riset dan teknologi, menjadikan Politeknik Praktisi Bandung tidak hanya fokus pada pelatihan teknis, tetapi juga pada pengembangan ilmu terapan yang dapat bersaing secara global.
Tanda Zaman: Kepemimpinan Kampus di Tangan Anak Muda
Kehadiran tiga tokoh ini menandai pergeseran paradigma dalam kepemimpinan dunia pendidikan tinggi di Indonesia. Mereka hadir bukan hanya sebagai simbol regenerasi, tetapi juga sebagai agen perubahan yang membawa semangat kolaborasi, inovasi, dan keberanian mengambil keputusan di era disrupsi.
Dengan latar belakang pendidikan internasional, pengalaman organisasi, dan pemikiran futuristik, ketiganya membuktikan bahwa usia muda bukan penghalang untuk membawa perubahan besar di institusi pendidikan. Sebaliknya, usia muda justru menjadi kekuatan untuk melihat masa depan dengan cara yang berbeda — lebih lincah, lebih terbuka, dan lebih visioner.***
(Red)

























