Menu

Mode Gelap
Pos Bindu “Mawar Bodas” Perumnas Cijerah 1 RW 05 Milad Ke-19 Wujudkan Lansia Bahagia STEBI BINA ESSA Gandeng Proskill Entrepreneur Academy, Bekali Mahasiswa Keterampilan Public Speaking DPP XTC Indonesia Gelar Rapat Kerja Awal Tahun, Perkuat Evaluasi dan Strategi Organisasi Silaturahmi dan Rembug Warga RW 05 Cijerah Ruang Aspirasi Program Musrenbang dan Prakarsa 2026 Ketum LSM Inakor Dukung Anggaran 92 M di DPRD Kota Cimahi XTC Indonesia Gelar Konsolidasi Nasional, Mantapkan Transformasi Organisasi Menuju Generasi Emas 2045

Pendidikan

Sudah Jadi Rektor dan Direktur Kampus, Mereka Lahir di Era 90-an!!

badge-check


Sudah Jadi Rektor dan Direktur Kampus, Mereka Lahir di Era 90-an!! Perbesar

SAMBAS MEDIA – Dunia pendidikan tinggi Indonesia terus bergerak dinamis, ditandai dengan hadirnya pemimpin-pemimpin kampus dari generasi muda. Tidak sedikit dari mereka berasal dari generasi 1990-an yang kini dipercaya untuk memimpin institusi pendidikan tinggi di usia relatif muda. Tiga nama mencuat dalam fenomena ini: Alim Anggono, Risa Santoso, dan Muhammad Yusuf.

Ketiganya bukan hanya muda, tetapi juga membawa semangat baru dalam mengelola perguruan tinggi dengan pendekatan berbasis inovasi, industri, dan digitalisasi. Mereka adalah simbol bahwa kepemimpinan di dunia akademik kini tidak lagi didominasi oleh generasi lama.

Alim Anggono: Rektor Termuda Indonesia dari Generasi Z

Nama Alim Anggono menjadi sorotan publik setelah ia ditetapkan sebagai Rektor Cakrawala University pada usia 26 tahun, 10 bulan, dan 4 hari. Pengangkatannya pada 3 Juni 2025 secara resmi menjadikannya rektor termuda di Indonesia, sebagaimana diakui oleh Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI).

Lahir pada 30 Juli 1998, Alim memiliki latar belakang kuat di bidang edukasi dan teknologi. Ia adalah pendiri Dibimbing.id, sebuah platform edukasi digital yang berfokus pada persiapan karier generasi muda. Melalui perannya sebagai rektor, Alim membawa misi agar kampus tidak hanya menjadi tempat belajar teori, tetapi juga sebagai pusat pengembangan talenta siap kerja.

“Kampus harus bisa menjadi jembatan yang nyata ke dunia industri,” ujar Alim dalam salah satu wawancaranya. Ia mengusung sistem pembelajaran yang praktis, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan pasar kerja masa kini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Setelah 10 tahun Menanti, Akhirnya SMKN 1 Arjasari Memiliki Gedung Sendiri

9 Januari 2026 - 20:14 WIB

SMK Kesehatan Bhakti Kencana Cimahi Gelar Pesta Jawara “Look Who We Are”

24 Desember 2025 - 09:00 WIB

Market Day dan Porseni JUARA SMK Wiraswasta Cimahi Wujudkan Siswa Unggul

23 Desember 2025 - 09:00 WIB

SMKN 5 Bandung Torehkan Prestasi Membanggakan di Program Pensi Generasi Happy tingkat Jabodetabek dan Jabar

22 Desember 2025 - 15:00 WIB

Seminar Speak in Silence Organisasi Teach For Indonesia Student Community Binus University

20 Desember 2025 - 15:10 WIB

Trending di Pendidikan