Raihan penghargaan ini menjadi pengakuan terhadap langkah-langkah inovatif yang dijalankan Pemerintah Kota Cimahi dalam meningkatkan kualitas layanan publik dan menguatkan pemberdayaan sumber daya manusia di tengah keterbatasan wilayah.
Wali Kota menyoroti kondisi geografis Kota Cimahi yang merupakan wilayah kecil seluas hanya 40 kilometer persegi tanpa sumber daya alam signifikan, namun didukung oleh sumber daya manusia yang produktif. “Kita tidak diberkahi sumber daya alam, yang kita miliki adalah sumber daya manusia. Karena itu fokus kami adalah mendorong inovasi, terutama dari generasi muda, supaya Cimahi semakin siap menyongsong generasi emas 2045,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa penghargaan ini bukan semata-mata untuk pribadinya, namun untuk seluruh jajaran Pemerintah Kota Cimahi yang terus bekerja menghadirkan layanan publik yang lebih cepat, lebih dekat dan lebih manusiawi bagi warga Kota Cimahi.
Ngatiyana juga menyampaikan penghargaan ini bukanlah tujuan akhir, melainkan dorongan untuk mempercepat transformasi layanan publik. “Penghargaan ini memotivasi kami untuk bekerja lebih baik lagi. Kami akan terus mendorong inovasi yang berdampak nyata, dari pelayanan administrasi yang lebih cepat, hingga program pemberdayaan yang langsung dirasakan warga,” kata Ngatiyana.
