Menu

Mode Gelap
Edukasi dan Sosialisasi Literasi Keuangan serta Pembiayaan APBN MPLS Pancawaluya SMK Wiraswasta Cimahi Tahun Ajaran 2026/2027 PAKAR PBB sebagai Upaya Penguatan Karakter Siswa SMPN 7 Cimahi Pelepasan Mahasiswa Peserta Program PROBIDIK Gema Jawa Barat dan Penanggulangan MoU SMK bersama Dunia Industri Pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026-2027 Kota Cimahi Festival Asia Afrika 2026 Meriah, Karnaval Budaya Satukan Semangat Persahabatan Antarbangsa

Komunitas

Ada Apa Dengan Gedung DPRD?? LAKI-KBB Akan Dorong Dilakukan Audit Forensik

Perbesar

SAMBAS MEDIA – Belum ditempatinya gedung DPRD KBB yang baru, semakin berkembang polemik kecurigaan adanya kesalahan dalam proses yang diperjelas oleh ungkapan Ketua DPRD KBB H.Mahdi serta peserta yang hadir saat BOOMS (Barisan Ormas OKP Mahasiswa dan LSM) yang dipimpin oleh Didin Suhendar sebagai Pupuhu saat melakukan Audensi dengan Ketua DPRD KBB pada hari Kamis 2 Januari 2025.

Dalam pertemuan tersebut Ketua DPRD KBB H. Mahdi mengatakan bahwa pembangunan kantor DPRD sudah dinyatakan selesai hanya saja belum ditemukan sumber air, padahal sudah dilakukan pengeboran sebanyak 16 titik masih belum ditemukan sumber air, dan kantor DPRD dimungkinkan baru bisa dipakai pada pertengahan tahun 2025 atau awal 2026, katanya.

Terungkap juga dalam pertemuan audensi tersebut ada beberapa vendor yang menjadi subkon dalam pembangunan kantor DPRD KBB tersebut hingga saat ini belum menerima pembayaran dan jumlahnya cukup signifikan, sementara menurut Ketua DPRD KBB pembangunan dianggap sudah selesai, berarti ada yang tidak beres, ungkap salah seorang peserta yang ikut hadir dalam pertemuan tersebut.

Sementara Ketua KB FKPPI 10.28 KBB Gaston Barus tidak ditemukannya sumber air ini diduga telah terjadi kesalahan sejak dari perencanaan, konsultan perencanaan harus bertanggung jawab dan harus diperiksa karena resevoar air seharusnya bisa ditemukan sejak awal dengan menggunakan alat geolistrik, sehingga dengan kejadian diatas menunjukkan ada kesalahan dalam proses, ujarnya.

Ditempat yang sama Guras Ketua Laskar Anti Korupsi Indonesia Kabupaten Bandung Barat/LAKI-KBB mendorong dilakukannya Audit Forensik terhadap proses pembangunan Kantor DPRD KBB oleh Inspektorat atau Aparat Penegak Hukum, untuk mengidentifikasi kasalahan atau kecurangan, mencegah kerugian keuangan negara, meningkatkan kualitas bangunan dan siap membantu Aparat Penegak Hukum apabila diperlukan, ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tsunami Penarikan Berkas di Sekolah Swasta Apabila Ada Tambahan Kuota Sekolah Negeri

2 Juli 2026 - 13:00 WIB

FKSS Jabar Minta Kejelasan terkait Penambahan Kuota di Sekolah Negeri

24 Juni 2026 - 14:00 WIB

FKSS SMA Jawa Barat Dukung MoU Sekolah Swasta Tetapi Harus Ada Kepastian

22 Juni 2026 - 10:00 WIB

Sego Rongewu Episode III seri 28 Bersama PT Terminal Peti Kemas, Sukses dengan Antusiasme Warga Pakal di Taman Cahaya

21 Juni 2026 - 16:00 WIB

IABO 2026 Pameran Pengetahuan Ilmiah Biologi, Kemampuan Penelitian, dan Keterampilan Berpikir Kritis

16 Juni 2026 - 12:00 WIB

Trending di Komunitas
Exit mobile version