Menu

Mode Gelap
Kejati Jabar Gelar Kegiatan Penyuluhan Hukum Jaksa Masuk Sekolah di SMPN 1 Padalarang Kolaborasi CSA Indonesia, Q-SYS, dan Shure Hadirkan Pusat Teknologi Terintegrasi Jaksa Sahabat Guru Ciptakan Sekolah yang Aman dan Nyaman, Anti Bullying serta Anti Kekerasan Gentra Lestari Budaya hadir di Paguyuban BANDUNGARIUNG Membawa UMKM Lokal ke Global Ketua Umum DePA-RI Minta Menteri Haji Tidak Ceroboh Soal War Tiket Haji Road to YKABF 2026 Digelar, Picu Antusiasme Menuju Perhelatan Utama

Komunitas

Ada Apa Dengan Gedung DPRD?? LAKI-KBB Akan Dorong Dilakukan Audit Forensik

badge-check

Ada Apa Dengan Gedung DPRD?? LAKI-KBB Akan Dorong Dilakukan Audit Forensik Perbesar

SAMBAS MEDIA – Belum ditempatinya gedung DPRD KBB yang baru, semakin berkembang polemik kecurigaan adanya kesalahan dalam proses yang diperjelas oleh ungkapan Ketua DPRD KBB H.Mahdi serta peserta yang hadir saat BOOMS (Barisan Ormas OKP Mahasiswa dan LSM) yang dipimpin oleh Didin Suhendar sebagai Pupuhu saat melakukan Audensi dengan Ketua DPRD KBB pada hari Kamis 2 Januari 2025.

Dalam pertemuan tersebut Ketua DPRD KBB H. Mahdi mengatakan bahwa pembangunan kantor DPRD sudah dinyatakan selesai hanya saja belum ditemukan sumber air, padahal sudah dilakukan pengeboran sebanyak 16 titik masih belum ditemukan sumber air, dan kantor DPRD dimungkinkan baru bisa dipakai pada pertengahan tahun 2025 atau awal 2026, katanya.

Terungkap juga dalam pertemuan audensi tersebut ada beberapa vendor yang menjadi subkon dalam pembangunan kantor DPRD KBB tersebut hingga saat ini belum menerima pembayaran dan jumlahnya cukup signifikan, sementara menurut Ketua DPRD KBB pembangunan dianggap sudah selesai, berarti ada yang tidak beres, ungkap salah seorang peserta yang ikut hadir dalam pertemuan tersebut.

Sementara Ketua KB FKPPI 10.28 KBB Gaston Barus tidak ditemukannya sumber air ini diduga telah terjadi kesalahan sejak dari perencanaan, konsultan perencanaan harus bertanggung jawab dan harus diperiksa karena resevoar air seharusnya bisa ditemukan sejak awal dengan menggunakan alat geolistrik, sehingga dengan kejadian diatas menunjukkan ada kesalahan dalam proses, ujarnya.

Ditempat yang sama Guras Ketua Laskar Anti Korupsi Indonesia Kabupaten Bandung Barat/LAKI-KBB mendorong dilakukannya Audit Forensik terhadap proses pembangunan Kantor DPRD KBB oleh Inspektorat atau Aparat Penegak Hukum, untuk mengidentifikasi kasalahan atau kecurangan, mencegah kerugian keuangan negara, meningkatkan kualitas bangunan dan siap membantu Aparat Penegak Hukum apabila diperlukan, ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Gentra Lestari Budaya hadir di Paguyuban BANDUNGARIUNG Membawa UMKM Lokal ke Global

16 April 2026 - 11:37 WIB

Paguyuban Pedagang Kaki Lima Cijagra Gelar Santunan bagi Anak Yatim dan Dhuafa

15 Maret 2026 - 17:25 WIB

Ngabuburit Bareng FOKUS Angkat Isu Sinema Inklusif dan Ruang Kreatif bagi Difabel

11 Maret 2026 - 18:00 WIB

Potong Rambut Gratis Kolaborasi Kecamatan dan Baksos’e Suroboyo serta Ngasal sambut Hari Raya Idul Fitri Bantu Warga Tampil Rapi

10 Maret 2026 - 08:00 WIB

Menteri Kebudayaan Hadiri Pelatihan Tari 1400 Penari Gentra Lestari Budaya

8 Maret 2026 - 15:00 WIB

Trending di Komunitas