SAMBAS MEDIA – Dalam rangka menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah, Pemerintah Kota Cimahi melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM, dan Perindustrian (Disdagkoperin) bekerja sama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jawa Barat menggelar Operasi Pasar Bersubsidi (OPADI).
Kegiatan ini diselenggarakan di Gedung Cimahi Technopark pada Rabu (19/03). OPADI merupakan bagian dari program intervensi pemerintah dalam upaya pengendalian harga kebutuhan pokok di berbagai daerah.
OPADI yang dilaksanakan di Kota Cimahi merupakan bagian dari operasi pasar yang digelar di 27 kabupaten/kota di Jawa Barat mulai 17 hingga 21 Maret 2025. Sebanyak 3.264 paket sembako bersubsidi dialokasikan untuk warga Cimahi dan didistribusikan ke 15 kelurahan dengan kuota sekitar 210 paket per kelurahan, selebihnya penjualan langsung di lokasi. Paket sembako yang tersedia terdiri dari beras premium 5 kg, minyak goreng kemasan 2 liter, gula pasir 1 kg, dan tepung terigu premium 1 kg. Dengan subsidi dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebesar Rp73.800 per paket, masyarakat hanya perlu membayar Rp72.000, dari harga awal Rp145.800.
Wali Kota Cimahi, Letkol (Purn.) Ngatiyana, menegaskan bahwa OPADI merupakan langkah nyata pemerintah dalam membantu masyarakat menghadapi potensi inflasi menjelang Idul Fitri. “Program ini adalah bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa kebutuhan pokok tetap tersedia dengan harga yang terjangkau, terutama bagi keluarga yang membutuhkan,” ujarnya.
























