Menu

Mode Gelap
Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi Gelar Konferensi Pers Terkait Rebranding RSUD Cibabat GAUL 2026 Hadirkan Kolaborasi Ekonomi Kreatif, Film Ra.ha.yu Jadi Simbol Sinergi Lintas Sektor IRPRO 2026 Sukses Digelar di Bandung, Satukan Peneliti Muda dari 12 Negara dalam Ajang Inovasi Global Disdikbud Kabupaten Subang Laksanakan Uji Kompetensi Guru, Kasubag Umpeg Turut Awasi Pelaksanaan di SMPN 4 Subang Swiss-Belresort Dago Heritage Bandung Hadirkan HANA Japanese Pop-Up Kitchen, Nikmati Signature 8-Course Omakase Program Pengabdian Masyarakat Jurusan Farmasi Poltekkes Kemenkes Bandung Kembangkan Instrumen Evaluasi Pengetahuan CPPB-IRT

Artikel

FKSS Jabar: Sekolah Maung Berpotensi Menciptakan Diskriminatif dalam Dunia Pendidikan

Perbesar

Ketua Forum Kepala Sekolah SMA Swasta (FKSS) Jawa Barat, Ade D Hendriana.

Ade menambahkan, pembentukan Sekolah Maung terlihat seperti upaya menciptakan kasta baru dalam sistem pendidikan. Dengan adanya label yang melekat pada sekolah-sekolah ini, mereka akan terlihat berbeda dari sekolah-sekolah reguler lainnya. “Ini adalah tindakan yang diskriminatif,” tegasnya.

Kebijakan pendidikan seharusnya memberikan peluang yang sama bagi semua siswa, tanpa menjadikan keunggulan sebagai penghalang bagi yang lain. Pembentukan Sekolah Maung, yang tampaknya eksklusif, bisa memunculkan pertanyaan besar tentang keadilan dalam akses pendidikan.

Menurut Ade, Pemprov seharusnya lebih bijaksana dalam merumuskan kebijakan publik yang berdampak luas. Proses pembuatan kebijakan perlu diperkuat dengan analisis yang mendalam untuk memastikan hasil yang positif bagi masyarakat. “Rekomendasi kebijakan harus dapat memberikan manfaat yang nyata dan tidak menimbulkan efek samping yang berkepanjangan,” imbuhnya.

la juga mencontohkan pengalaman sebelumnya dengan Rintisan Sekolah Berstandar Internasional (RSBI), yang dihapus karena dianggap menciptakan ketidakadilan. “Sekarang, dengan munculnya Sekolah Maung, kita seolah kembali ke titik yang sama, pungkasnya.*

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ketum PMPRI Desak KPK dan BPKP Usut Tuntas Dugaan Mark-Up Gembok Ditjen PAS Senilai Rp 92 Miliar

6 Juli 2026 - 14:00 WIB

Tsunami Penarikan Berkas di Sekolah Swasta Apabila Ada Tambahan Kuota Sekolah Negeri

2 Juli 2026 - 13:00 WIB

Suhu Politik Memanas, Ketum PMPRI Rohimat Joker Minta Pemimpin Kota Bandung Saling Menjaga Keharmonisan

1 Juli 2026 - 13:00 WIB

FKSS Jabar Minta Kejelasan terkait Penambahan Kuota di Sekolah Negeri

24 Juni 2026 - 14:00 WIB

FKSS SMA Jawa Barat Dukung MoU Sekolah Swasta Tetapi Harus Ada Kepastian

22 Juni 2026 - 10:00 WIB

Trending di Komunitas
Exit mobile version