Selain itu, pengembangan produk ecoprint juga mulai dilakukan dan telah memasuki tahap produksi. Program tersebut melibatkan generasi muda dari perguruan tinggi dan sekolah kejuruan sebagai upaya menyiapkan wirausaha baru yang berkelanjutan.
“Ecoprint sudah mulai diproduksi dan melibatkan anak-anak muda. Ini menjadi investasi jangka panjang untuk melahirkan UMKM yang lebih maju ke depan,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, serta Perindustrian (Disdagkoperin) Kota Cimahi, Hella Haerani, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya strategis pemerintah daerah untuk memperkuat ekosistem usaha mikro yang berkelanjutan serta mendorong pelaku UMKM naik kelas melalui kolaborasi lintas sektor.
“Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan sinergitas ekosistem usaha mikro di Kota Cimahi yang berkelanjutan,” ujar Hella.
Hella menjelaskan, selain membangun ekosistem yang kuat, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk memperluas jejaring pelaku usaha agar para pelaku UMKM dapat saling terhubung, bermitra, dan berkembang bersama. Lebih lanjut, Hella menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya wirausaha sebagai kunci UMKM naik kelas.
