Sementara itu, Neneng Fauziah, S.Ud., selaku Pembina OSIS Bidang Pembinaan Karakter dan Akhlak Mulia, berharap esensi tema “Santri Menguatkan Negeri” dapat diwujudkan melalui perilaku nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, penguatan karakter generasi muda perlu dibangun melalui keseimbangan antara adab dan ilmu, penciptaan budaya sekolah yang aman dan bebas dari perundungan (anti-bullying), serta kepedulian terhadap pelestarian lingkungan atau ekologi.
Dengan demikian, semangat Hari Santri tidak hanya terasa saat peringatan berlangsung, tetapi juga tumbuh menjadi nilai hidup (living values) yang tercermin dalam sikap, kebiasaan, dan tanggung jawab peserta didik.
Melalui kegiatan ini, SMKN 2 Cimahi menegaskan komitmennya untuk membentuk generasi vokasi yang tidak hanya unggul dalam kompetensi dan penguasaan teknologi, tetapi juga memiliki spiritualitas, karakter Pancawaluya, nasionalisme, serta kepedulian sosial dan lingkungan. Generasi yang siap menghadapi tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri, adab, dan nilai luhur bangsa.*
(Red)

























