Menu

Mode Gelap
Kejati Jabar Gelar Kegiatan Penyuluhan Hukum Jaksa Masuk Sekolah di SMPN 1 Padalarang Kolaborasi CSA Indonesia, Q-SYS, dan Shure Hadirkan Pusat Teknologi Terintegrasi Jaksa Sahabat Guru Ciptakan Sekolah yang Aman dan Nyaman, Anti Bullying serta Anti Kekerasan Gentra Lestari Budaya hadir di Paguyuban BANDUNGARIUNG Membawa UMKM Lokal ke Global Ketua Umum DePA-RI Minta Menteri Haji Tidak Ceroboh Soal War Tiket Haji Road to YKABF 2026 Digelar, Picu Antusiasme Menuju Perhelatan Utama

Pemerintahan

Kerja Bakti Massal World Cleanup Day Kota Cimahi Tahun 2025

badge-check

Kerja Bakti Massal World Cleanup Day Kota Cimahi Tahun 2025 Perbesar

SAMBAS MEDIA, CIMAHI – Pemerintah Kota Cimahi melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cimahi menyelenggarakan kerja bakti massal dalam rangka World Cleanup Day (WCD) 2025 pada Sabtu (20/09) di Pasar Kuda. Kegiatan ini digelar sebagai upaya memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan kota yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, bersama Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudisthira, turut hadir dan berbaur langsung dengan masyarakat dalam aksi bersih-bersih tersebut. Wali Kota Cimahi, Ngatiyana menegaskan pentingnya semangat gotong royong dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Gotong royong yang keluar dari hati nurani yang paling dalam akan mengarahkan kita pada kebersihan di wilayah Kota Cimahi. Mudah-mudahan budaya ini tercipta, tidak membuang sampah sembarangan, dan masyarakat terbiasa memilah sampah sejak dari rumahnya,” ungkapnya.

Aksi bersih-bersih telah dimulai pada Jumat (19/09/2025), di mana seluruh pegawai Pemerintah Kota Cimahi membersihkan kantor dan area kerja masing-masing, sementara perangkat kewilayahan melaksanakan kegiatan serupa di wilayah tugasnya. Dari kegiatan tersebut, terkumpul total ribuan kilogram sampah dengan rincian: sampah organik sebesar 4.212,7 kg yang didominasi oleh sampah daun, sampah anorganik high value sebanyak 2.411,4 kg, serta sampah anorganik low value atau residu sebanyak 1.525,9 kg. Selain itu, turut terkumpul sampah spesifik yang mengandung B3 dan LB3 sebanyak 100,3 kg, dengan komposisi terbesar berasal dari puskesmas.

Puncak kegiatan digelar pada Sabtu (20/09), dengan Pasar Kuda sebagai lokasi utama, serta didukung titik kegiatan lain di SPA Sangkuriang dan sejumlah wilayah kewilayahan. Sedikitnya 400 peserta yang terdiri dari perwakilan setiap SKPD, kecamatan, kelurahan, Binwil Kelurahan Cipageran, Forkopimda, TNI, POLRI, kader PKK, masyarakat RW 3 Kelurahan Cipageran, dan Karang Taruna.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pentingnya Penguatan Peran Komite dalam Peningkatan Kualitas Madrasah Aliyah

15 April 2026 - 10:00 WIB

Audiensi Kakanwil Kemenag Jabar dan PGMM Bahas Kesejahteraan Guru Madrasah

13 April 2026 - 15:00 WIB

Wujudkan Manusia Hebat, Kakanwil Ingin Jawa Barat Menjadi Kota Madrasah

12 April 2026 - 13:00 WIB

Disdik Jabar kembali Gelar Uji Publik SPMB 2026 Persiapkan Proses Penerimaan yang Lebih Terarah

10 April 2026 - 13:00 WIB

Penyaluran Bantuan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) Upaya Menjaga Ketahanan Pangan

10 April 2026 - 12:00 WIB

Trending di Pemerintahan