Di lain tempat dan waktu, Tokoh Pemuda Andres (Anas) Hedi yang dijuluki “Raja Bacun” menyatakan bahwa kita sebagai masyarakat harus kritis tapi harus rasional jangan hanya mengedepankan sensitif pribadi di dalam mengkritisi pemerintah.
“Anggaran Rp 92 miliar tersebut bukan untuk diserap Pimpinan dan Anggota DPRD saja akan tetapi penggunaannya mencakup belanja pegawai, termasuk pegawai Sekretariat DPRD, belanja barang dan jasa, serta komponen operasional lainnya,” jelas Anas.
“Kami akan selalu terdepan dan konsisten mendukung setiap program pemerintah Kota Cimahi dan apabila kedepannya penggunaan anggaran tersebut ada pelanggaran kami akan menjadi terdepan pula untuk mengkritisi,” ucap Marcky.*
(Red)
