Menu

Mode Gelap
Fadly Zon Dukung Gentra Lestari Budaya Go Internasional Merdeka Escape 2026, Swiss-Belresort Dago Heritage Tawarkan Diskon Menginap dan Kuliner Spesial Kemerdekaan Swiss-Belresort Dago Heritage dan Hompimplay Hadirkan Stay & Adventure 2026, Liburan Keluarga Makin Lengkap Mahasiswa INU Ciamis Desak Penelusuran Dugaan Intimidasi dan Kebocoran Informasi Aksi Demonstrasi STIKOM Bandung Dorong Mahasiswa Adaptif di Era Disrupsi Digital Lewat STIKOM Expo 2026 Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi Gelar Konferensi Pers Terkait Rebranding RSUD Cibabat

Organisasi

Menyulam Asa di Muara Komam, Transmigrasi Sebagai Koridor Ekonomi Baru Indonesia

Perbesar

Senada dengan itu, Kepala Desa Sekuan Makmur, M. Nur Khozin, menegaskan bahwa masalah utama warganya bukan hanya produksi, tapi juga kepastian lahan.

“Sampai sekarang masih banyak tanah berstatus HPL, belum bisa disertifikatkan. Ini membatasi warga untuk mengembangkan usaha. Kami berharap temuan tim Ekspedisi Patriot bisa sampai ke kementerian, supaya ada solusi nyata,” jelasnya.

Catatan Lapangan

Forum diskusi yang digelar tim di rumah warga Sekuan Makmur menghasilkan sejumlah poin penting. Awalnya, program transmigrasi fokus pada ternak sapi brahman. Namun, seiring waktu, sapi-sapi itu berganti menjadi sapi bali, dan bantuan peternakan lain seperti lele, bebek, ayam, serta kambing mulai diperkenalkan lewat Dana Desa.

Sayangnya, banyak masalah yang mengemuka. Dari 72 ekor sapi bantuan awal, sebagian besar mati hanya dalam hitungan bulan. Program yang ada lebih berupa pembagian, belum sampai pada tahap penggemukan atau manajemen modern.

Dari sektor pertanian, warga masih trauma dengan kegagalan bawang merah akibat bibit yang keliru. “Awalnya masa tanam tiga bulan, tapi karena salah bibit jadi enam bulan. Akhirnya petani enggan menanam lagi,” ucap tokoh masyarakat, Syamsi dalam forum.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ketum PMPRI Desak KPK dan BPKP Usut Tuntas Dugaan Mark-Up Gembok Ditjen PAS Senilai Rp 92 Miliar

6 Juli 2026 - 14:00 WIB

Suhu Politik Memanas, Ketum PMPRI Rohimat Joker Minta Pemimpin Kota Bandung Saling Menjaga Keharmonisan

1 Juli 2026 - 13:00 WIB

APAK Soroti Kinerja Inspektorat, Minta Pengawasan Daerah Tidak Sekadar Formalitas

15 Juni 2026 - 19:00 WIB

LAKI-KBB Dukung DPRD Jabar Bentuk Pansus, BATALKAN hasil PCMB, Usut Dugaan Korupsi di Disdik Jabar

13 Juni 2026 - 13:00 WIB

FKSS Jawa Barat Kritik Keras PCMB dalam Sistem SPMB 2026/2027

12 Juni 2026 - 19:09 WIB

Trending di Organisasi
Exit mobile version