Dalam turnamen bergengsi tersebut, Akademi Persib Cimahi berhasil mengalahkan tuan rumah Swedia di partai final. Keberhasilan ini mengembalikan kejayaan sepak bola muda Indonesia di pentas dunia setelah lebih dari 50 tahun tidak membawa pulang medali juara dari Gothia Cup.
Pemerintah Kota Cimahi mengapresiasi prestasi ini dengan memberikan dana pembinaan sebesar Rp100 juta kepada tim pelatih, pembina, dan pemain. Selain itu, Wali Kota menegaskan komitmen pemerintah dalam menyediakan fasilitas latihan dan mendorong pembinaan atlet usia dini secara berkelanjutan.

“Kami sadar Cimahi belum memiliki stadion berskala besar. Namun, kami memiliki Lapangan Sangkuriang dan fasilitas lainnya yang bisa dimanfaatkan. Akademi Persib juga memiliki lapangan sendiri. Semua ini akan terus kami dorong agar olahraga di Cimahi makin maju,” ujar Ngatiyana.
Prestasi ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi seluruh insan olahraga di Kota Cimahi untuk terus berkarya, serta menjadi inspirasi bagi anak-anak muda lainnya dalam meraih cita-cita dan prestasi membanggakan lainnya.*
(Red/Bidang IKPS)

























